Apresiasi Talk Show Peutrang Mata, Perkuat Kolaborasi Membangun Aceh Utara

  • 07 Agt 2026 18:26 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara – Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Aceh Utara sukses menggelar puncak Talk Show Peutrang Mata pada Kamis 6 Agustus 2026 di Fora Kupi, Lhoksukon, mulai pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut mengusung tema "Bangkitkan Sinergi Membangun Aceh Utara melalui Implementasi MoU Helsinki."

Talk show tersebut menjadi forum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, politisi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen perjuangan dalam mendorong pembangunan Aceh Utara yang lebih maju, damai, dan berkelanjutan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Mawardi M., S.E., yang akrab disapa Tgk. Adek.

Dalam sambutannya, Ketua BRA Kabupaten Aceh Utara, Kamaruddin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal BRA dalam memperkuat komitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan berpedoman pada semangat perdamaian yang lahir melalui Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005.

Menurutnya, implementasi nilai-nilai perdamaian membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah, agar cita-cita yang terkandung dalam MoU Helsinki dapat diwujudkan melalui program-program pembangunan yang nyata.

"Talk Show Peutrang Mata bertujuan membangkitkan kesadaran kolektif sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun Aceh Utara. Perdamaian yang telah diraih melalui MoU Helsinki harus menjadi katalisator utama bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan pendidikan di Kabupaten Aceh Utara," ujar Kamaruddin.

Ia menambahkan, BRA Aceh Utara berkomitmen terus membangun kolaborasi yang harmonis antara masyarakat, pemerintah daerah, kalangan akademisi, politisi, serta seluruh elemen perjuangan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar nilai-nilai perdamaian tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah tokoh penting Aceh Utara. Hadir di antaranya Bupati Aceh Utara yang diwakili Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Utara, Hamdani, S.Ag., M.Sos., perwakilan Ketua DPRK Aceh Utara, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Utara, Panglima Wilayah Pasee, para Panglima Daerah dan Panglima Sago se-Kabupaten Aceh Utara, perwakilan Kapolres Aceh Utara yang diwakili Kapolsek Lhoksukon, Danramil Lhoksukon, unsur MUNA, Ketua Dewan Kesenian Aceh Utara Romi Pasla,S.A.P dan akademisi, organisasi Muda Seudang, Aneuk Jaringan Syuhada (JASA) Aceh Utara, Pasukan Inong Balee, serta jajaran pengurus BRA Aceh Utara.

Perwakilan Kesbangpol Kabupaten Aceh Utara melalui Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Iskandar, S.E., menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRA dalam menyelenggarakan forum diskusi publik tersebut. Menurutnya, Talk Show Peutrang Mata menjadi ruang yang produktif untuk melahirkan gagasan-gagasan konstruktif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Aceh Utara yang lebih inklusif, damai, dan berkeadilan.

Sesi diskusi dipandu oleh Juanda, Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Nasional dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Tgk. Nazaruddin, S.Sos.I., M.Ag., mantan Anggota DPRK Aceh Utara, serta Dr. Rizqi Wahyudi, akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Kedua narasumber mengulas berbagai tantangan dan peluang implementasi MoU Helsinki dalam kebijakan pembangunan daerah. Mereka menekankan pentingnya menjaga semangat perdamaian melalui penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pada sesi tanya jawab, pemandu acara meminta tanggapan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terkait kepedulian pemerintah daerah terhadap pengembangan BRA dan pelaksanaan program reintegrasi. Menjawab pertanyaan tersebut, Hamdani, S.Ag., M.Sos., menyampaikan bahwa selama hampir dua dekade perdamaian Aceh berlangsung, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tidak pernah menutup mata terhadap keberadaan BRA sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengalokasikan dana hibah untuk mendukung operasional serta kegiatan penguatan kelembagaan BRA, meskipun besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus bersinergi dengan para mantan kombatan yang berhimpun dalam wadah BRA. Kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk legislatif, agar keberlangsungan BRA Aceh Utara dapat terus diperkuat sehingga nilai-nilai perdamaian yang tertuang dalam butir-butir MoU Helsinki tetap terjaga dan menjadi landasan pembangunan daerah," ujar Hamdani.

Selain pemaparan materi dan diskusi interaktif, acara juga dimeriahkan dengan penampilan juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Fadhil Auliya Farisky, yang menambah kekhidmatan sekaligus semarak suasana kegiatan.

Menutup rangkaian acara, Kamaruddin kembali mengingatkan bahwa perdamaian Aceh merupakan hasil perjuangan panjang yang diwujudkan melalui penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan mengisi perdamaian tersebut melalui karya, kolaborasi, serta kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

"Melalui penyelenggaraan Talk Show Peutrang Mata ini, kami berharap semangat MoU Helsinki tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi terus diimplementasikan dalam bentuk sinergi dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Aceh Utara," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....