RRI Lhokseumawe Matangkan Persiapan RRI Fest dan Bintang Radio 2026
- 06 Agt 2026 21:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – RRI Lhokseumawe mematangkan persiapan pelaksanaan RRI Fest dan Bintang Radio 2026 melalui rapat koordinasi yang dihadiri seluruh pegawai, Kamis, 6 Agustus 2026. Rapat dipimpin Kepala RRI Lhokseumawe, Wenny Zulianty, SH, MH, bersama Ketua Panitia RRI Fest, Bachtiar dan Wakil Ketua Panitia Bintang Radio Eghi Sapoetra.
Rapat menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait pelaksanaan dua agenda utama dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Radio Republik Indonesia. Salah satunya menetapkan pelaksanaan RRI Fest Lhokseumawe pada 6 September 2026 yang dipusatkan di kawasan Ahad Festival.
Ketua Panitia RRI Fest, Bachtiar, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang interaksi antara RRI dan masyarakat melalui berbagai aktivitas yang bersifat edukatif, sosial, dan menghibur.
"RRI Fest tahun ini kami kemas agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT RRI ke-81, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian RRI terhadap kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM," ujarnya.
Berbagai kegiatan telah disiapkan, di antaranya senam sehat massal, donor darah, penanaman pohon, dan bazar UMKM serta aktivasi digital . Seluruh rangkaian acara diharapkan mampu menghadirkan suasana semarak sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara RRI dan masyarakat Lhokseumawe serta Aceh Utara.
Selain membahas RRI Fest, rapat juga mematangkan persiapan Bintang Radio RRI 2026. Hingga saat ini, pendaftaran peserta masih dibuka bagi masyarakat yang memiliki bakat di bidang tarik suara. Calon peserta dapat melihat persyaratan dan melakukan pendaftaran melalui laman bintangradiorri.id sesuai petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan panitia.
Wakil Ketua Panitia Bintang Radio RRI Lhokseumawe, Eghi Sapoetra, menjelaskan terdapat penyegaran pada mekanisme kompetisi tahun ini. Peserta akan mengikuti dua babak penyisihan dengan materi lagu yang berbeda.
"Pada babak pertama peserta membawakan lagu pop, sedangkan pada babak kedua peserta akan menyanyikan lagu daerah. Konsep ini diharapkan dapat menguji kemampuan vokal sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan karakter musik daerah yang menjadi kekayaan budaya Indonesia," katanya.
Menurut Eghi, penentuan peserta terbaik dilakukan melalui kombinasi penilaian dewan juri dan partisipasi masyarakat. Komposisi penilaian terdiri atas 70 persen dari dewan juri dan 30 persen dari hasil rekapitulasi voting.
"Bintang Radio bukan hanya ajang kompetisi menyanyi, tetapi juga wadah pembinaan talenta muda. Karena itu, kualitas vokal, teknik, penampilan, dan penguasaan panggung tetap menjadi aspek utama dalam penilaian," ujarnya.
Sebagai ajang pencarian bakat legendaris milik RRI, Bintang Radio terus menjadi ruang lahirnya penyanyi-penyanyi berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Penyelenggaraan tahun 2026 kembali menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RRI yang mengusung semangat mendekatkan RRI dengan masyarakat.
Sementara itu, Kepala RRI Lhokseumawe, Wenny Zulianty, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi momentum memperkuat peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang terus relevan di tengah masyarakat.
"Melalui RRI Fest dan Bintang Radio, kami ingin menunjukkan bahwa RRI tidak hanya hadir melalui siaran, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi, baik dengan mengikuti Bintang Radio maupun menghadiri RRI Fest sebagai bentuk kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 RRI. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tutup Wenny.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....