Cut Fauzanella Tembus Program AFS Global Leaders 2026

  • 03 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Aceh Utara. Siswi kelas XII SMA Negeri 1 Matangkuli, Cut Fauzanella, berhasil lolos seleksi AFS Global Future Leader's Network 2026 Batch 3, sebuah program kepemimpinan bergengsi yang membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk mengembangkan wawasan global dan kepemimpinan.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Cut Fauzanella menjadi perwakilan SMAN 1 Matangkuli untuk mengikuti rangkaian kegiatan nasional di Jakarta yang akan berlangsung pada 14–19 September 2026 bersama peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kepala SMAN 1 Matangkuli, Zulfikar, S.Pd., M.Pd., Senin ,3 Agustus 3026, menyampaikan rasa bangga atas capaian siswinya yang mampu menembus program bertaraf internasional tersebut.

"Alhamdulillah, siswi kami berhasil mewakili SMAN 1 Matangkuli dalam Program AFS Global Future Leader's Network. Capaian ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, semangat belajar, dan tekad yang kuat, pelajar dari daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Semoga prestasi ini menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk terus berkarya dan meraih mimpi," ujar Zulfikar.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program dapat memperluas wawasan, memperkaya pengalaman, serta membangun jejaring internasional yang bermanfaat bagi masa depan Cut Fauzanella.

Cut Fauzanella sendiri bukan nama baru di dunia prestasi. Beberapa waktu lalu, ia berhasil meraih gelar Juara Inong Aceh Utara 2026 dalam ajang yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Prestasi tersebut semakin mengukuhkan kiprahnya sebagai pelajar yang aktif, berprestasi, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Program AFS Global Future Leader's Network merupakan beasiswa penuh yang diselenggarakan Yayasan Bina Antarbudaya sebagai mitra resmi AFS Indonesia bekerja sama dengan SKK Migas. Selama enam hari di Jakarta, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari lokakarya, pembelajaran lintas budaya, kunjungan lapangan (site visit), hingga penyusunan proyek akhir (capstone project).

Materi yang diberikan berfokus pada penguatan kompetensi global, wawasan industri hulu migas, keberlanjutan lingkungan (sustainability), serta tata kelola pengelolaan limbah sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Program ini juga merupakan bagian dari AFS Global STEM Academies yang terdiri atas dua tahap. Tahap pertama berupa pembelajaran daring selama 12 minggu menggunakan kurikulum yang dikembangkan bersama University of Pennsylvania, dengan materi tentang kompetensi global, dampak sosial, dan pembangunan berkelanjutan.

Pada akhir pembelajaran daring, peserta diwajibkan mempresentasikan proyek sosial yang menawarkan solusi terhadap berbagai tantangan dunia nyata, khususnya isu perubahan iklim dan transisi energi.

Selanjutnya, peserta yang memenuhi kriteria akan memperoleh kesempatan mengikuti akademi internasional selama empat minggu di salah satu negara tujuan, yakni Brasil, Tiongkok, India, Inggris, Belgia, atau Amerika Serikat.

Keberhasilan Cut Fauzanella menjadi kebanggaan bagi SMAN 1 Matangkuli sekaligus membawa harapan baru bahwa generasi muda Aceh Utara mampu bersaing dan tampil sebagai calon pemimpin masa depan di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....