Disperindagkop Lhokseumawe: "Pengiriman LPG Tergantung Tebusan Pangkalan"
- 29 Jul 2026 17:53 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe— Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop & UKM) Kota Lhokseumawe memastikan bahwa pasokan dan stok gas Elpiji (LPG) di wilayah Kota Lhokseumawe hingga saat ini dalam kondisi aman dan stabil.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop & UKM Kota Lhokseumawe, Nelvia, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengecekan tim di lapangan serta koordinasi dengan pihak Pertamina dan agen penyalur, tidak ada kendala terkait ketersediaan pasokan.
"Terkait gas Elpiji, tim kita sudah turun ke lapangan. Pasokannya stabil dan tidak ada kendala dari Pertamina maupun tiga agen resmi yang ada di Lhokseumawe," ujar Nelvia, 29 Juli 2026 saat menangapi keluhan warga di program halo RRI Lhokseumawe.
Meski demikian, Nelvia mengakui adanya perbedaan kondisi di tingkat pangkalan yang kerap dikira warga sebagai kelangkaan. Menurutnya, kelancaran distribusi Elpiji sangat bergantung pada keaktifan dan kapasitas tebus dari masing-masing pangkalan.
"Permasalahannya kadang timbul di pangkalan masing-masing. Tergantung dari pangkalan itu tebus atau beli ke agen berapa banyak. Kalau tebusnya banyak, maka pasokan dari agen ke pangkalan juga banyak. Ada juga pangkalan yang memang memiliki kendala internal sehingga pasokannya dikurangi agen," jelasnya.
Saat ini, Kota Lhokseumawe didukung oleh 3 agen resmi dan sekitar 68 pangkalan Elpiji. Jadwal penyaluran dari agen ke pangkalan pun bervariasi, mulai dari satu hingga dua kali dalam seminggu.
Disperindagkop mengimbau pemilik pangkalan untuk tetap menjaga kelancaran kuota penebusan agar kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah pangkalan dapat terpenuhi tanpa kekosongan stok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....