Kolaborasi Tiga Organisasi Mahasiswa Gelar Seminar Kepemudaan

  • 06 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Semangat kolaborasi dan penguatan peran pemuda kembali digaungkan melalui Seminar Kepemudaan bertajuk "Menolak Jadi Oposisi Abadi, Berani Masuk Sistem Tanpa Kehilangan Idealisme" yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Labuhanbatu (IMLAB), Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Utara (HIMALABURA), dan PMII Universitas Malikussaleh, Minggu 5 Juli 2026, di Aula Gedung Wali Kota Lhokseumawe.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa dari ketiga organisasi sebagai wadah mempererat hubungan antar lembaga sekaligus membuka ruang diskusi mengenai berbagai isu kepemudaan yang berkembang saat ini. Seminar berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, sesi diskusi, dan tanya jawab antara narasumber dengan peserta.

Hadir sebagai narasumber Reja Rizki, Wakil Ketua I KNPI Lhokseumawe, yang didampingi oleh Ramazana. Dalam pemaparannya, Reja Rizki menekankan bahwa pemuda tidak cukup hanya menjadi pengkritik kebijakan, tetapi juga harus berani mengambil peran strategis dalam sistem untuk menghadirkan perubahan yang nyata.

Menurutnya, idealisme bukanlah sesuatu yang harus ditinggalkan ketika seseorang memasuki ruang-ruang pengambilan kebijakan. Sebaliknya, idealisme justru menjadi kompas moral yang harus terus dijaga agar setiap keputusan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Selain memperkuat wawasan kepemudaan, seminar ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antar organisasi mahasiswa dalam membangun komunikasi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan untuk menciptakan gerakan mahasiswa yang lebih konstruktif dan berdampak bagi masyarakat.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Labuhanbatu (IMLAB), Ripan Kurniawan, mengatakan bahwa seminar ini merupakan langkah awal membangun kolaborasi yang lebih kuat di antara organisasi mahasiswa.

"Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan organisasi bukan menjadi penghalang untuk bersatu. Justru melalui kolaborasi seperti ini, lahir gagasan-gagasan baru yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang terus berlanjut."

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Utara (HIMALABURA), Arif Pohan, berharap forum semacam ini dapat terus menjadi ruang belajar dan bertukar gagasan bagi mahasiswa.

"kita berharap seminar kolaborasi 3 lembaga ini mampu menciptakan dan melahirkan generasi muda(pemuda) yang tidak hanya menjadi konsumen atau penonton suatu kebijakan atau hanya sekedar berani mengkritik dan menjadi oposisi abadi, melainkan berani masuk menjadi kreator dan pemimpin di masa depan tanpa kehilangan idealismenya "

Hal senada juga disampaikan Ketua PMII Universitas Malikussaleh, Irfan, yang menilai bahwa semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membangun gerakan mahasiswa yang progresif.

"Forum Group Discussion Kolaborasi ini untuk menjalin sinergitas antar lembaga paguyuban daerah agar setiap elemen lembaga kedepannya tetap satu tujuan sebagai pemuda penerus bangsa yang turut andil dalam memperbaiki sistem yang ada di Indonesia dengan bentuk partisipasi dalam FGD semoga akan timbul pemikir segar, yang memiliki kapabilitas, dan integritas "

Melalui kegiatan ini, ketiga organisasi berharap Seminar Kepemudaan dapat menjadi agenda kolaborasi yang berkelanjutan setiap tahunnya. Dengan menghadirkan lebih banyak peserta, narasumber, serta pembahasan isu-isu strategis, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kritis, adaptif, dan berani terlibat dalam sistem tanpa kehilangan idealisme sebagai agen perubahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....