Lulusan Pesantren Memiliki Kesempatan yang Sama untuk Melanjutkan Pendidikan
- 30 Jun 2026 00:47 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Timur - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, H Saiful Bahri SPdI MPd, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Tasyakuran Ke-II Satuan Pendidikan Mu’adalah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Hidayah Idi Cut, yang berlangsung pada Senin 29 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Timur, para alim ulama, tokoh masyarakat, Kapolsek, Camat, para dewan guru, serta wali santri. Pada kesempatan itu, sebanyak 30 santri dan santriwati mengikuti prosesi tasyakuran dan wisuda.
Dalam sambutannya, H Saiful Bahri menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada kurikulum Mu’adalah. Ia berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa saat ini pengakuan terhadap ijazah pesantren telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Jika dahulu proses pengurusan izin dan pengakuan ijazah dayah membutuhkan waktu yang cukup lama, kini ijazah yang diterbitkan oleh dayah atau pesantren telah diakui secara resmi oleh negara, bahkan memiliki pengakuan di tingkat nasional maupun internasional.
”Alhamdulillah, sekarang ijazah yang dikeluarkan oleh dayah atau pesantren sudah resmi, sah, dan diakui oleh negara. Ini menjadi peluang besar bagi para lulusan pesantren untuk melanjutkan pendidikan maupun berkiprah di berbagai bidang,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Dayah Nurul Hidayah Idi Cut, Abati Marzuki SSosI, menjelaskan bahwa pada tahun ini sebenarnya terdapat 70 santri dan santriwati yang dinyatakan lulus. Namun, pada pelaksanaan tasyakuran hari ini baru 30 santri yang dapat mengikuti prosesi wisuda.
Ia berpesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren, serta terus meningkatkan kapasitas diri di masa mendatang.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Aceh Timur, T Zainal Abidin SPdI MH, menyampaikan bahwa kelulusan dari pesantren bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu. Menurutnya, para santri harus terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi agama, bangsa, dan daerah.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, menjadi momentum penting bagi para santri, orang tua, serta seluruh keluarga besar YPI Nurul Hidayah Idi Cut dalam merayakan keberhasilan para lulusan sekaligus memperkuat komitmen mencetak generasi Islam yang unggul dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....