Dukung Sensus, Disdukcapil Imbau Warga Berikan Informasi Profesinya yang Valid

  • 29 Jun 2026 20:44 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk dengan memberikan data yang valid, akurat, dan apa adanya. Hal ini dinilai krusial agar perencanaan pembangunan daerah ke depan dapat lebih terintegrasi.

Kepala Disdukcapil Kota Lhokseumawe, Munir, menegaskan bahwa kejujuran masyarakat dalam menjawab pertanyaan sensus akan sangat menentukan potret riil kondisi sosial-ekonomi di lapangan.

"Sensus penduduk ini sangat penting artinya agar masyarakat bisa memberikan jawaban yang valid, sesuai dengan update kependudukan Kota Lhokseumawe sendiri. Kami mengimbau warga memberikan jawaban yang terbaik, valid, dan benar," ujar Munir, Senin 29 Juni 2026.

Munir juga menyoroti salah satu fenomena yang sering ditemukan di lapangan, yaitu ketidaksesuaian laporan profesi atau pekerjaan warga. Ia mencontohkan, banyak warga yang secara administratif mengisi kolom pekerjaan sebagai wiraswasta, padahal realitas pekerjaannya tidak demikian.

"Berikanlah jawaban yang sebenarnya. Ini menjadi proses pembelajaran bagi kita agar ke depan kita bisa membuat perencanaan (daerah) yang lebih terintegrasi," tambahnya.

Menurut Munir, akurasi data kependudukan, termasuk status pekerjaan, berkaitan erat dengan pemetaan tingkat perekonomian masyarakat serta ketepatan sasaran berbagai program pemerintah.

Terkait mobilitas warga yang mendatangi Kantor Disdukcapil untuk melakukan perubahan elemen data profesi, Munir menjelaskan bahwa intensitasnya saat ini sudah mulai berkurang dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

Ia tidak menampik bahwa sempat terjadi lonjakan pengurusan akibat adanya kekhawatiran warga terkait pengelompokan tingkat kesejahteraan (desil) yang berpengaruh pada program jaminan kesehatan.

"Ada juga (yang datang), cuma tidak seramai yang kemarin-kemarin. Kemarin masyarakat sempat dilanda sedikit kepanikan karena menyangkut dengan pekerjaan tersebut, yang berimbas pada desil tentang pembelajaran kesehatan," ungkap Munir.

Kendati jumlah warga yang mengurus perubahan status profesi sudah menurun, Disdukcapil tetap menyambut baik kesadaran masyarakat yang secara mandiri datang melaporkan perubahan data mereka.

Munir menilai langkah proaktif dari masyarakat ini justru menjadi modal penting dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Kota Lhokseumawe.

"Kalau mereka datang sendiri untuk melapor dan membuat perubahan tersebut, otomatis dokumen kependudukan menyangkut dengan pekerjaan sudah bisa lebih tertib dan valid," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....