Isu Kelangkaan BBM Picu Panic Buying Warga Kota Lhokseumawe
- 05 Mar 2026 18:38 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe – Antrean kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Lhokseumawe, Kamis 5 Maret 2026. Antrean terjadi di SPBU Mongedong dan SPBU Kota Lhokseumawe, dengan kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pengisian BBM sejak siang hingga sore hari.
Pantauan di lokasi, kendaraan tampak mengantre cukup panjang untuk mendapatkan bahan bakar, khususnya jenis Pertalite. Para pengendara terlihat menunggu giliran di jalur pengisian, bahkan sebagian membawa jerigen untuk mengisi BBM sebagai persediaan.

Beberapa warga mengaku memilih mengisi bahan bakar lebih awal karena khawatir akan terjadi kelangkaan BBM dalam beberapa waktu ke depan.
Amy, warga Kota Lhokseumawe, mengatakan dirinya rela mengantre agar kendaraannya tetap memiliki bahan bakar untuk beraktivitas.
“Takut nanti susah dapat BBM, jadi saya pilih isi sekarang. Antre memang agak lama, tapi daripada nanti kehabisan,” ujarnya.
Antrean panjang tersebut diduga dipicu aksi panic buying setelah beredarnya informasi mengenai potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Kekhawatiran masyarakat meningkat seiring memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Isu tersebut semakin menguat setelah pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebutkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini diperkirakan cukup untuk sekitar 20 hari ke depan, sebagaimana disampaikan pada Senin (2/3/2026) lalu.
Meski demikian, aktivitas pengisian BBM di SPBU Mongedong dan SPBU Kota Lhokseumawe masih berjalan normal. Petugas SPBU tetap melayani pengisian dengan pengaturan antrean agar tetap tertib, sementara pembelian menggunakan jerigen juga dibatasi sesuai ketentuan guna menghindari penimbunan.
Masyarakat berharap distribusi BBM di Kota Lhokseumawe tetap berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....