Haji Uma-GAB Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Bireuen

  • 10 Feb 2026 15:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, bersama Group Aceh Bersatu (GAB),  kembali memfasilitasi pemulangan jenazah warga Aceh di perantauan yang meninggal dunia di Malaysia akibat penyakit tuberkulosis (TBC). 

Almarhum Jarjani (40) merupakan warga Gampong Cot Meurak Baroh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen menghembuskan napas terakhir pada Kamis malam, 5 Februari 2026, di Hospital Raja Perempuan Zainab II, Kota Bharu, Kelantan, Malaysia. 

Anggota DPD RI Asal Aceh H Sudirman  mengataka, Jenazah almarhum dipulangkan ke Tanah Air menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 860 dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Senin, 9 Februari 2026. 

“ Setibanya di Bandara Kualanamu, jenazah disambut oleh Fajrin staf penghubung, kemudian , jenazah diberangkatkan menuju kampung halaman menggunakan ambulance yang difasilitasi oleh BP3MI Aceh, juga didampingi staf kita,”kata H Sudirman, Selasa, 10 Februari 2026. 

Haji Uma menegaskan bahwa pemulangan jenazah merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap warga Aceh di perantauan, sehingga jenazah dapat kembali ke kampung halaman dan dimakamkan secara layak. 

”Saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Jarjani. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selain itu saya sangat berterima kasih kepada GAB, masyarakat Aceh di Malaysia, serta BP3MI Aceh atas kerja sama dan kepeduliannya,” tambahnya.

Sementara Ketua Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia, Junaidi R, menyampaikan bahwa almarhum telah bekerja di Malaysia selama kurang lebih empat tahun dan sehari-hari bekerja di kedai runcit/ Setelah kabar duka diterima, pihak keluarga melalui keuchik gampong setempat menyurati Haji Uma untuk memohon bantuan pemulangan jenazah ke Aceh. 

“Dana pemulangan jenazah bersumber dari berbagai pihak. Keluarga almarhum di Aceh memberikan kontribusi sebesar Rp9.000.000, bantuan pribadi Haji Uma sebesar Rp2.000.000, Persatuan Masyarakat Aceh di Kelantan sebesar Rp7.393.000, serta keluarga almarhum di Malaysia sebesar Rp2.890.000. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp21.283.000,”pungkasnya,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....