Ribuan Murid Taman Kanak-kanak Ikuti Simulasi Manasik Haji Cilik
- 05 Feb 2026 14:09 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, hari ini berubah menjadi lautan putih. Ribuan anak mengenakan pakaian ihram tampak antusias mengikuti kegiatan Simulasi Manasik Haji Cilik yang digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Lhokseumawe. Kamis, 5 Februari 2026.

Sejak pagi, Lapangan Hiraq mendadak putih bak Tanah Suci. Ratusan anak dari berbagai taman kanak-kanak se-Kota Lhokseumawe tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian simulasi manasik, mulai dari thawaf, sa’i, hingga wukuf, dengan pendampingan para guru.
Kegiatan ini mengusung tema “Tumbuhkan Semangat Berhaji Menuju Baitullah Sejak Usia Dini Melalui Simulasi Manasik Haji.” Tema tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman serta kecintaan terhadap ibadah haji sejak usia dini.

Ketua IGTKI Kota Lhokseumawe, Cut Jamaliah, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran karakter religius bagi anak-anak.
Sebanyak 78 Taman Kanak-Kanak dari empat kecamatan di Kota Lhokseumawe turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Jumlah peserta mencapai sekitar 2.500 anak, yang mengikuti seluruh rangkaian simulasi dengan penuh semangat dan keceriaan.
“Ini bisa menjadi pengalaman masa kecil yang kelak menjadi memori mereka ketika sudah mampu menunaikan ibadah haji. Sebagai bagian dari rukun Islam, kegiatan ini sangat penting, apalagi kita di Aceh yang menerapkan syariat Islam. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak benar-benar memahami makna ibadah haji sejak dini,” ujarnya.
Selama ini, materi tentang lima rukun Islam telah diajarkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, pembelajaran tersebut diwujudkan dalam bentuk praktik sederhana, sehingga lebih mudah dipahami oleh para siswa.

Tidak hanya menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan antara guru, orang tua, dan anak-anak. Para orang tua tampak antusias mendampingi serta mengabadikan momen berharga putra-putri mereka.
Meskipun masih bersifat simulasi, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun karakter religius, serta menumbuhkan cita-cita anak-anak untuk suatu hari dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....