BMA Distribusikan Zakat dan Infak ke40 Ribu Mustahik
- 23 Jan 2026 08:35 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Baitul Mal Aceh (BMA) sepanjang tahun anggaran 2025 menyalurkan dana zakat dan infak sebesar Rp 107,296 miliar kepada 40.132 mustahik yang tersebar di seluruh wilayah Aceh. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 89,46 miliar dengan 29.859 penerima manfaat.
Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk Muhammad Yunus M. Yusuf menyampaikan bahwa peningkatan penyaluran dana ini menjadi indikator semakin optimalnya pengelolaan zakat dan infak di Aceh. Ia berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
“Alhamdulillah, hingga akhir Desember 2025 penyaluran zakat dan infak telah mencapai lebih dari 107 miliar. Kami ingin zakat dan infak menjadi solusi berkelanjutan agar masyarakat perlahan keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujar Abon Yunus di Banda Aceh, Kamis, 22 Januari 2026.
Dari total dana tersebut, zakat yang disalurkan mencapai Rp 57,027 miliar dan diberikan kepada 15.702 mustahik. Sementara itu, dana infak sebesar Rp 50,268 miliar disalurkan kepada 24.432 penerima manfaat melalui berbagai program sosial dan ekonomi.
Sementara untuk dana infak, Baitul Mal Aceh memfokuskan pada program strategis jangka panjang. Sebanyak Rp 31,619 miliar dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, Rp 18,389 miliar untuk program kemaslahatan umat, serta Rp 259 juta untuk biaya operasional kegiatan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf
BMA terus berupaya memperkuat tata kelola dan transparansi pengelolaan dana umat agar zakat dan infak dapat menjadi instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran hartanya melalui Baitul Mal Aceh. Komitmen kami adalah menjadikan zakat dan infak sebagai motor penggerak menuju Aceh yang lebih sejahtera,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....