Empat Jenazah Terseret Banjir Dievakuasi dari Kecamatan Dewantara
- 30 Nov 2025 20:58 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhoksukon: Operasi penyisiran terhadap jenazah korban banjir di Aceh Utara mulai di intensifkan.
Situasi pasca bencana, Minggu (30/11/2025) sudah memasuki hari ke enam. Sedangkan masa tanggap darurat Penanggulangan Bencana Banjir memasuki hari ke tiga terhitung sejak 28 November 2025.
Medan ekstrem berlumpur tebal dengan ketinggian sepinggang orang dewasa, harus dilalui Aparat TNI/Polri dan tim SAR di Kabupaten Aceh Utara.
Evakuasi jenazah korban banjir di Desa Blang Rileung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, di pimpin Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.
Korban bernama Sabri (35) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, diduga terseret arus banjir dan terjebak di area kebun yang tertutup lumpur tebal. Begitu laporan diterima, Kapolres bersama personel langsung bergerak menuju titik lokasi meski harus menembus jalan berlumpur dan licin.
“Laporannya masuk dari warga Sawang bahwa ada korban banjir yang ditemukan di area kebun dekat sungai. Aksesnya sangat sulit, lumpurnya bahkan bampir mencapai sepinggang. Namun alhamdulillah tim bisa masuk dan mengevakuasi korban menggunakan kantong jenazah,” ujar Kapolres Lhokseumawe saat proses serah terima jenazah kepada pihak desa.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke meunasah dikawasan tempat tinggal korban di Gampong Paya Reubo Lhok, Kecamatan Sawang. Penyerahan dilakukan kepada Geucik setempat, Zubir (45), yang menerima dengan penuh haru.
Geucik Paya Rabo Lhok menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras Kapolres dan tim. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres dan anggota yang telah mengevakuasi warga kami meski medan sangat berat. Tanpa upaya mereka, proses ini mungkin jauh lebih sulit,” ungkapnya.
Sementara Relawan RAPI juga menginfokan kepada RRI, Minggu (30/11/2025) kembali ditemukan jenazah di Dusun Tanjong, Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Proses evakuasi jenazah seluruhnya berjumlah 4 orang 3 dewasa 1 anak-anak, 3 orang di antaranya tanpa identitas dan 1 anak a/n Aisha Azzahra perkiraan umur 7 tahun.
Proses evakuasi turut dibantu oleh SAR Lhokseumawe, TNI/Polri, relawan RAPI Aceh Utara, RAPI Lhokseumawe, PMI Lhokseumawe, dan Masyarakat setempat.
Data yang diperoleh dari Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Alam Banjir Kabupaten Aceh Utara, bahwa sudah lebih 40 jenazah berhasil dievakuasi dan dimakamkan.
Fokus yang dilakukan saat ini adalah pengangkatan jenazah dari lokasi yang disebutkan ada laporan temuan. Karena jenazah diperkirakan sudah mulai membusuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....