Status Gunung Burni Telong Turun ke Level Normal
- 03 Nov 2025 19:09 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Bener Meriah : Setelah hampir satu bulan berstatus Waspada (Level II), aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah kini menunjukkan penurunan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menurunkan status gunung tersebut menjadi Normal (Level I), terhitung mulai 1 November 2025 pukul 12.00 WIB.
Keputusan tersebut tertuang dalam Laporan Resmi Badan Geologi Nomor 138/GL.03/BGL/2025, yang didasarkan pada hasil pemantauan visual dan instrumental terhadap aktivitas gunung.Dalam laporan itu, Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan di sekitar puncak Burni Telong selama Oktober 2025 menunjukkan tren menurun.
“Data pengamatan memperlihatkan bahwa aktivitas kegempaan fluktuatif namun secara umum menurun. Tidak ada tanda-tanda peningkatan tekanan dari tubuh gunung, dan aktivitas asap kawah masih tergolong rendah,” tulis Wafid dalam laporan yang mewakili Menteri ESDM.
Dibandingkan dengan periode peningkatan pada 22 September 2025 lalu, jumlah gempa vulkanik dalam maupun tektonik lokal kini jauh lebih sedikit. Secara visual, kondisi gunung pun stabil tanpa ada peningkatan signifikan pada aktivitas asap kawah.
Meski statusnya telah kembali normal, Badan Geologi tetap mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan kawah aktif, fumarola, maupun daerah solfatara, mengingat potensi bahaya gas vulkanik masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dengan penurunan status ini, masyarakat di sekitar lereng Gunung Burni Telong diharapkan tetap waspada namun tidak panik, serta terus mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi dan BPBD setempat.(Mun)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....