Perjalanan Ruh dan Jejak Takdir Ilahi
- 01 Agt 2025 10:37 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Ustadz Adnan Yahya dalam Ceramah Jumat (1/8/2025) di RRI Lhokseumawe mengingatkan bahwa perjalanan takdir manusia telah ditetapkan sejak ditiupkannya ruh pada usia 120 hari.
Ia menjelaskan bahwa Allah SWT mencatat segala takdir, termasuk rezeki, amal, dan nasib, jauh sebelum seorang manusia dilahirkan.

Ustadz Adnan menekankan bahwa rezeki yang diberikan Allah adalah berupa kebutuhan dasar, bukan sekadar selera atau keinginan.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya manusia menyadari bahwa segala harta yang didapatkannya adalah karunia Allah, bukan semata-mata hasil dari jerih payah dan ilmu yang dimilikinya, mencontoh Nabi Sulaiman AS yang selalu bersyukur atas setiap anugerah.
Lebih lanjut, Ustadz Adnan Yahya juga membahas pentingnya bersyukur. Ia menegaskan bahwa rasa syukur tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dengan selalu mengingat Allah (tahaddus binni’mah).
Sikap ini adalah antitesis dari sifat sombong, yang memandang segala pencapaian sebagai hasil usaha pribadi. Menurutnya, sombong sekecil apa pun sangat dibenci oleh Allah, sementara orang yang bersyukur akan selalu merasa cukup. Ia juga mengingatkan jamaah, khususnya para muslimah, tentang kewajiban dalam Islam seperti shalat, puasa, menutup aurat, dan patuh pada suami.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....