Dua Mahasiswa Universitas Almuslim Bireuen Studi ke Nagoya Gakuin University

  • 23 Mar 2025 11:14 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Bireun : Dua mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Muhammad Syawal dan Fakhrurrazi, siap melanjutkan studi selama satu tahun di Nagoya Gakuin University (NGU), Jepang. Keberangkatan mereka untuk menambah wawasan akademis di Negeri Sakura ini dilepas secara resmi oleh Rektor Umuslim, Dr. Marwan MPd, pada Kamis (22/3/2025) di Gedung Biro Rektor.

Muhammad Syawal, yang berasal dari Program Studi Bahasa Inggris, dan Fakhrurrazi, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), telah menjalani serangkaian proses seleksi ketat sejak Januari 2024. Mereka mengikuti ujian seleksi, wawancara, serta pelatihan bahasa Jepang, adat istiadat, sejarah, ekonomi, dan sistem perkuliahan di Jepang, yang mempersiapkan mereka dengan baik untuk menempuh studi di luar negeri.

Rektor Umuslim, Dr. Marwan, dalam sambutannya memberikan pesan penuh semangat kepada kedua mahasiswa tersebut. "Jaga sikap dan perilaku baik, disiplin dalam perkuliahan, dan taat dalam ibadah. Ingat, kalian tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga nama baik Universitas Almuslim sebagai lembaga pendidikan terbaik di Aceh," ujarnya. Dr. Marwan juga menekankan pentingnya keberhasilan yang diraih melalui doa dan usaha.

Keberangkatan kedua mahasiswa ini merupakan bagian dari kerjasama internasional yang telah terjalin antara Umuslim dan Nagoya Gakuin University (NGU) sejak 2014, berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) yang mendukung program pertukaran pelajar dan dosen. Kerjasama ini memungkinkan mahasiswa dari kedua universitas untuk saling bertukar tempat belajar setiap tahunnya, memperkaya pengalaman akademis dan budaya.

Kedua mahasiswa ini dijadwalkan berangkat pada 26 Maret 2025 melalui Bandara Kualanamu Medan, menuju Jepang untuk melanjutkan pendidikan selama dua semester di NGU. Setelah keberangkatan ini, diharapkan mereka dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bermanfaat untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Universitas Almuslim.

Pelepasan ini juga dihadiri oleh Ketua Senat, Wakil Rektor, dan pengurus akademik lainnya, yang memberikan dukungan penuh terhadap program pertukaran pelajar ini. Dengan adanya program ini, Umuslim berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam dunia pendidikan internasional serta membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman pendidikan global.

Keberangkatan Muhammad Syawal dan Fakhrurrazi ke Jepang merupakan langkah penting bagi Universitas Almuslim dalam memperluas jaringan pendidikan internasional. Melalui program pertukaran pelajar ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang lebih erat dengan universitas-universitas terkemuka di luar negeri, yang tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Aceh dan Indonesia secara keseluruhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....