Ramadan, Tokoh Agama Lhokseumawe Mengajak Perkuat Kepedulian Sosial
- 09 Mar 2026 11:30 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh agama di Kota Lhokseumawe, Tgk Ikhwansyah, yang menilai tradisi berbagi di tengah masyarakat tetap terjaga dan bahkan semakin terasa selama Ramadan.
Menurut Tgk Ikhwansyah, berbagai kegiatan sosial seperti pembagian takjil hingga makanan berbuka puasa menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian masih kuat di tengah masyarakat, terutama setelah sebagian warga sempat mengalami musibah beberapa waktu lalu.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara sukarela ikut berpartisipasi dalam kegiatan berbagi, baik secara pribadi maupun melalui komunitas dan lembaga keagamaan.
“Di bulan suci Ramadan ini kita melihat umat Islam semakin ringan tangan untuk membantu sesama. Tradisi berbagi ini sudah menjadi budaya, di mana masyarakat berlomba-lomba melakukan ibadah sosial, seperti memberikan makanan kepada orang yang berbuka puasa,” ujar Tgk Ikhwansyah. Senin 9 Maret 2026,
Ia mencontohkan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan di Islamic Center Kota Lhokseumawe, yakni pembagian kanji rumbi setiap sore kepada masyarakat. Program tersebut berjalan berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga sumbangan masyarakat.
“Setiap hari ada sekitar tiga belanga kanji rumbi yang dibagikan. Ini semua berkat partisipasi dan antusias masyarakat yang ingin berbagi di bulan Ramadan,” katanya.
Selain itu, ia juga melihat banyak masjid dan surau di berbagai gampong yang mengadakan kegiatan keagamaan selama Ramadan, seperti ceramah agama hingga kegiatan ibadah malam. Menurutnya, pendanaan kegiatan tersebut umumnya berasal dari swadaya masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat masih sangat tinggi. Banyak kegiatan di masjid yang berjalan lancar karena dukungan dan sumbangan masyarakat sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tgk Ikhwansyah berharap semangat berbagi yang tumbuh di bulan Ramadan tidak hanya berhenti setelah bulan suci berakhir. Ia menilai Ramadan seharusnya menjadi sarana pembelajaran bagi umat Islam untuk terus menjaga kepedulian sosial sepanjang tahun.
Menurutnya, membantu sesama tidak harus menunggu Ramadan, melainkan bisa dilakukan kapan saja, terutama ketika ada saudara yang sedang mengalami kesulitan.
“Ramadan adalah media latihan bagi kita untuk saling berbagi dan saling menyayangi. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan satu bulan saja, tetapi terus kita terapkan di sebelas bulan lainnya,” pungkas Tgk Ikhwansyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....