RRI Lhokseumawe Bahas Transformasi Spiritual Melalui Taubat Ramadhan
- 05 Mar 2026 18:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Lhokseumawe menggelar program khusus Dialog Ramadhan yang mengangkat tema penting mengenai perubahan jiwa manusia. Acara yang disiarkan pada frekuensi FM 89.3 MHz ini memfokuskan pembahasan pada tajuk "Ramadhan dan Transformasi Spiritual Melalui Taubat". Diskusi ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi umat Muslim dalam memanfaatkan momentum bulan suci sebagai sarana memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Hadir sebagai narasumber utama dalam dialog ini adalah Dr. Tgk. Nazaruddin Yusuf, S. Hi. MA, seorang pakar yang mengupas tuntas urgensi taubat dalam kehidupan seorang mukmin. Beliau menekankan bahwa taubat bukan sekadar permohonan maaf di lisan, melainkan sebuah transformasi mendalam yang mengubah pola pikir dan perilaku seseorang. Ramadhan dianggap sebagai waktu paling tepat untuk melakukan "pembersihan besar-besaran" terhadap noda spiritual yang selama ini menghambat kualitas hidup manusia.
Dipandu oleh host Yuna, suasana dialog berlangsung hangat namun tetap sarat akan ilmu dan nilai-nilai agama. Yuna mengarahkan percakapan agar pesan-pesan yang disampaikan narasumber dapat mudah dicerna oleh masyarakat dari berbagai kalangan, baik pemuda maupun orang tua. Interaksi yang terbangun dalam siaran ini diharapkan mampu menyentuh sisi emosional pendengar agar muncul kesadaran kolektif untuk meninggalkan kebiasaan buruk demi mencapai derajat takwa.
Dialog yang berlangsung Kamis , 5 Maret 2026 mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB ini juga menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik. Dr. Tgk. Nazaruddin menjelaskan bahwa pintu taubat selalu terbuka lebar, terutama di bulan Ramadhan di mana rahmat Allah sedang melimpah. Pesan utama yang disampaikan adalah jangan pernah berputus asa dari ampunan Tuhan, seberapa pun besarnya kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu.
Sebagai penutup, program ini diharapkan tidak hanya menjadi teman menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi pemantik perubahan nyata bagi warga Lhokseumawe dan sekitarnya. Dengan sinergi antara media publik seperti RRI dan para pemuka agama, pesan-pesan kesejukan dan perbaikan moral dapat tersebar lebih luas. Harapannya, pasca-Ramadhan nanti, para pendengar mampu mempertahankan konsistensi perubahan spiritual yang telah dimulai melalui proses taubat selama bulan suci ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....