Manfaat Makan Manis Berbuka Puasa untuk Tubuh
- 21 Feb 2026 21:04 WIB
- Lhokseumawe
RRI.Co.id, Lhokseumawe-Berbuka puasa identik dengan makanan dan minuman manis. Mulai dari kurma, kolak, hingga teh manis hangat menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia. Ternyata, kebiasaan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki manfaat bagi tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus.
Secara medis, tubuh yang berpuasa selama kurang lebih 12–14 jam mengalami penurunan kadar gula darah. Mengonsumsi makanan manis saat berbuka dapat membantu mengembalikan kadar glukosa dalam darah dengan cepat sehingga tubuh kembali berenergi.
Salah satu contoh yang dianjurkan adalah kurma. Dalam ajaran Islam, Nabi Muhammad SAW menganjurkan berbuka dengan kurma karena kandungan gula alaminya yang mudah diserap tubuh. Selain itu, kurma juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk pencernaan.
Ahli gizi menjelaskan bahwa gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa dapat menjadi sumber energi instan bagi tubuh. Setelah seharian beraktivitas, asupan manis membantu mengurangi rasa lemas, pusing, dan membantu tubuh beradaptasi sebelum mengonsumsi makanan utama.
Namun demikian, konsumsi makanan manis tetap perlu dibatasi. Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis dan berisiko bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan manis dalam porsi yang wajar, lalu dilanjutkan dengan makanan bergizi seimbang.
Berbuka puasa dengan yang manis memang memberikan manfaat, tetapi kunci utamanya tetap pada keseimbangan. Pilihlah sumber gula alami seperti buah-buahan, dan hindari konsumsi berlebihan agar tubuh tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.
Dengan pemahaman yang tepat, tradisi berbuka dengan manis tidak hanya bernilai sunnah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....