DPR Aceh Berharap Listrik Tetap Stabil Selama Ramadhan
- 08 Feb 2026 09:17 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nurchalis, meminta PT PLN (Persero) meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi lonjakan beban listrik menjelang hingga selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menurutnya, selama Ramadhan aktivitas masyarakat Aceh berlangsung hampir sepanjang hari, terutama kegiatan ibadah yang membutuhkan dukungan pasokan listrik yang andal. Oleh karena itu, PLN diharapkan mampu menjaga stabilitas listrik agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
“Ibadah masyarakat di Aceh berlangsung hampir 24 jam selama Ramadhan. Pasokan listrik harus dijaga agar tetap stabil sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Nurchalis, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menambahkan, Ramadhan merupakan momen penting bagi masyarakat Aceh dengan intensitas aktivitas keagamaan yang meningkat di berbagai tempat ibadah. Kondisi tersebut berpotensi mendorong peningkatan konsumsi listrik, terutama pada waktu sahur dan malam hari.
Selain mendukung aktivitas ibadah, Nurchalis menilai keandalan listrik juga sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Usaha kuliner serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerap mengalami peningkatan produksi dan pelayanan selama bulan Ramadan.
Komisi III DPRA juga mendorong PLN untuk melakukan langkah mitigasi lebih awal dengan memastikan kesiapan seluruh unit pembangkit dan jaringan distribusi listrik di setiap kabupaten dan kota di Aceh guna meminimalkan risiko gangguan.
Nurchalis berharap PLN dapat menjalankan langkah antisipatif secara maksimal sehingga masyarakat Aceh dapat menjalani Ramadan dengan nyaman, baik dalam beribadah maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....