Uforia Piala Dunia, Momen Kebersamaan Harus Disikapi dengan Sportivitas

  • 12 Jun 2026 18:54 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Turnamen akbar empat tahunan atau pengelaran Piala Dunia tahun 2026, selalu berhasil menghadirkan euforia tersendiri bagi para pecinta sepak bola di seluruh dunia, tidak terkecuali di tanah air.

Salah satu Penggemar sepakbola asal Lhokseumawe Alfa Khalil Ikram menyebutkan, turnamen akbar ini yang selalu dinantikan ini terasa semakin emosional, lantaran diprediksi menjadi panggung terakhir bagi sejumlah pemain top dunia.

"Euforia masyarakat dalam menyambut pesta sepak bola ini dinilai sebagai hal yang wajar dan positif. Terlebih, sepak bola merupakan olahraga yang sangat dekat dengan berbagai lapisan masyarakat, sehingga momen ini kerap menjadi ajang kebersamaan—mulai dari acara nonton bareng atau nobar dengan teman, keluarga, hingga warga di lingkungan sekitar.'kata Alfa Khalil. Jumat 12 Juni 2026.

Ditengah antusiasme yang tinggi, katanya, masyarakat harus tetap bijak dalam menyikapi perbedaan tim atau negara yang didukung, guna menghindari perdebatan hingga kericuhan.

"Menurut saya, kuncinya adalah sportivitas. Kita harus paham bahwa mendukung tim favorit itu boleh, tapi jangan sampai menghina atau memprovokasi pendukung tim lain." Jelasnya.

Disisi lain itu, kata Alfa Khalil yang merupakan Pemilik (Owner) Culture Coffee (CC) yang berada di Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe menambahkan Demam Piala Dunia tidak hanya membawa keseruan bagi para pecinta sepak bola, melainkan juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha khususnya pemilik kafe.

"Bagi kami para pengusaha kafe, Piala Dunia ini tentu menjadi momen yang sangat bagus untuk meningkatkan penjualan. Melalui acara nobar yang kita adakan, kita berharap ada lonjakan omset dari euforia ini. Tentu dampaknya sangat positif bagi keberlangsungan bisnis kafe kami,"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....