Begini Status Konsesi Pabrikan untuk Paruh Kedua MotoGP 2026
- 31 Jul 2026 23:51 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Penyelenggara Kejuaraan Dunia MotoGP telah merilis status konsesi pabrikan terbaru di tengah masa jeda musim panas (summer break) musim 2026. Berdasarkan hasil perhitungan poin terbaru, terdapat sejumlah perubahan peringkat yang akan sangat memengaruhi arah pengembangan teknis pabrikan di paruh kedua musim ini.
Sebagai informasi, sistem konsesi MotoGP adalah regulasi yang dirancang untuk menyeimbangkan tingkat kompetisi antar pabrikan. Melansir situ resmi MotoGP, sistem ini membantu pabrikan yang performanya sedang tertinggal untuk mengejar ketertinggalan mereka dari pabrikan pemenang.
Sistem ini membagi pabrikan ke dalam empat tingkatan peringkat (Rank A, B, C, dan D) berdasarkan rasio poin konstruktor yang diraih. Pabrikan yang berada di peringkat bawah (seperti Rank D) akan mendapatkan keuntungan ekstra yang signifikan, di antaranya kapasitas pengujian (tes) yang lebih bebas dengan pembalap reguler, jatah entri wildcard yang lebih banyak, pengembangan mesin yang tidak dibekukan, hingga ekstra pembaruan paket aerodinamika. Seiring dengan membaiknya prestasi pabrikan di lintasan, hak-hak istimewa (konsesi) tersebut akan dikurangi secara bertahap.
Update Peringkat Konsesi Paruh Musim 2026
Berdasarkan regulasi, perhitungan konsesi saat ini mencakup hasil akumulasi sejak paruh kedua MotoGP musim 2025 hingga seri ke-11 MotoGP musim 2026 (Grand Prix Jerman) yang menjadi titik tengah kejuaraan. Menurut data yang dirangkum dari tayangan ulasan MotoGP dan laporan Motorsport.com, berikut adalah perubahan status konsesi terbaru:
- Ducati Turun Takhta: Sang pabrikan penguasa, Ducati, dipastikan turun satu tingkat dari Rank A menuju Rank B. Raihan mereka berada di angka 84,6 persen dari total poin maksimum konstruktor, sedikit di bawah batas untuk bertahan di Rank A.
- Aprilia Naik Kelas: Performa gemilang yang konsisten membawa Aprilia naik kasta dari Rank C ke Rank B, berkat torehan 72,2 persen poin maksimum. Dengan hasil ini, Aprilia kini berada di peringkat konsesi yang sama persis dengan Ducati. Keduanya akan bertarung di paruh kedua musim dengan aturan pembatasan tes dan mesin yang sejajar.
- KTM Tertahan: Pabrikan asal Austria, KTM, tidak mengalami kenaikan maupun penurunan. Mereka tetap berada di Rank C setelah mengumpulkan 49,8 persen poin maksimum.
- Honda Kembali Terpuruk: Honda, yang sempat merayakan keberhasilan naik ke Rank C pada penutupan musim lalu, kini harus rela turun kembali ke level terbawah yakni Rank D. Perolehan poin mereka terperosok ke persentase 31,8 persen.
- Yamaha Masih di Bawah: Nasib serupa dialami pabrikan senegara Honda. Yamaha dipastikan tetap tidak beranjak dan menetap di Rank D setelah hanya mampu menyentuh angka 23,6 persen poin maksimum.
Berada di Rank D memberikan "berkah terselubung" bagi pabrikan Jepang, Honda dan Yamaha. Mereka kembali diizinkan melakukan tes privat secara bebas di sirkuit mana pun menggunakan pembalap utama mereka demi mempercepat riset motor.
Sebagai catatan, sistem konsesi dengan format poin ini merupakan tahun terakhirnya diimplementasikan. Pada musim 2027 mendatang, saat MotoGP mulai beralih ke regulasi mesin baru berkapasitas 850cc, seluruh pabrikan akan disetel ulang dan memulai musim dengan status setara di posisi Rank B.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....