Disporapar Aceh Utara Gelar Kejuaraan Atletik dan Bulu Tangkis

  • 17 Okt 2025 11:16 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN Lhokseumawe : Meski langit mendung dan gerimis tipis membasahi bumi Aceh Utara sejak pagi, semangat ratusan pelajar untuk berlaga di Kejuaraan Atletik dan Bulu Tangkis Tingkat Pelajar 2025 tak sedikit pun luntur. Lapangan yang licin dan hawa sejuk justru menjadi saksi keteguhan tekad para atlet muda yang datang dari berbagai sekolah di Aceh Utara, dengan tujuan satu mengharumkan nama sekolah dan daerahnya. Jumat (17/10/2025).

Kepada RRI, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Aceh Utara, M. Nasir, S.Sos., M.Si., menyebutkan bahwa ajang ini diikuti oleh 247 atlet pelajar tingkat SLTP dan SLTA sederajat yang tersebar di seluruh kabupaten. Mereka bertanding di dua cabang olahraga utama bulu tangkis dan atletik, masing-masing dengan kategori putra dan putri. “Cuaca mendung dan gerimis tidak menjadi penghalang. Justru menambah semangat juang anak-anak kita. Ini bukti generasi muda Aceh Utara tangguh dan pantang menyerah,” ujar M. Nasir penuh bangga.

Cabang bulu tangkis digelar di GOR Panglateh Lhoksukon sejak 15–17 Oktober 2025, sementara cabang atletik berlangsung di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe pada 16–18 Oktober 2025. Di bawah rintik hujan, para atlet berlari, melompat, dan berjuang dengan energi penuh. “Hari ini babak final sedang berlangsung, dan insya Allah semua pertandingan akan selesai sore ini,” tambah M. Nasir.

M. Nasir menambahkan, para juara nantinya akan dibina melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Aceh Utara, untuk dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. “Anak-anak ini aset penting. Mereka akan kita kawal terus agar menjadi atlet berprestasi yang membanggakan Aceh Utara,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Disporapar Aceh Utara menyiapkan medali, sertifikat, dan uang pembinaan bagi para pemenang. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih, guru olahraga, wasit, dan panitia yang tetap solid bekerja di tengah cuaca tidak menentu.

Kejuaraan ini bukan hanya tentang persaingan, tapi juga tentang semangat, disiplin, dan ketekunan. Di bawah langit mendung dan rintik hujan sore, generasi muda Aceh Utara menorehkan pesan kuat bahwa prestasi lahir dari perjuangan, bukan dari cuaca yang sempurna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....