Perkemahan Pramuka Santri Nasional VI 2026,Berakhir, Aceh Raih Prestasi

  • 06 Okt 2026 14:18 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Malang - Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) VI Tahun 2026 resmi ditutup oleh Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI Dr H Basnang Said SAg MAg mewakili Menteri Agama RI, di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, Senin 5 Oktober 2026.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Aceh, Dr H Muntasyir SAg MA yang mendampingi kontingen mewakili Kepala Kanwil, menyampaikan apresiasi atas penampilan maksimal 16 santri Kontingen Aceh selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah, seluruh peserta telah menunjukkan usaha terbaik. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana pembelajaran kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, serta penguatan wawasan lingkungan dan ekoteologi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Kontingen Aceh berhasil meraih Juara Harapan II pada cabang Kuliner Nusantara dengan menampilkan beragam kuliner khas Aceh seperti keumamah, sie reuboh, salak pliek u, dan banyak makanan khas Aceh lainnya termasuk kopi Aceh.

Secara terpisah, Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari pimpinan pesantren, orangtua santri, pelatih, para santri, keluarga besar Kemenag Aceh, hingga pemerintah daerah.

“Kami mengapresiasi semua dukungan yang telah mengantarkan kontingen Aceh berpartisipasi secara maksimal di tingkat nasional,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi kontingen, Kepala Kankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE beserta jajaran.

Dalam arahannya saat penutupan, Dirjen Pesantren menyampaikan sejumlah pesan kepada para santri. Ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan pramuka sebagai sarana belajar kepemimpinan.

“Perkemahan ini adalah media belajar untuk melatih jiwa kepemimpinan santri,” ujarnya.

Dr Basbang juga berpesan agar santri terus meningkatkan kemampuan bahasa sebagai kunci membuka wawasan global, bijak dalam menggunakan media, serta memperkuat akhlakul karimah.

“Jangan pernah berhenti berdoa, untuk orang tua, guru, teman, dan untuk Indonesia,” pesannya.

PPSN VI 2026 menjadi ajang strategis bagi santri dari seluruh Indonesia untuk memperkuat karakter, memperluas wawasan, serta membangun jejaring kebangsaan dalam bingkai keislaman dan keindonesiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....