PWI Tegaskan Tetap Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

  • 04 Sep 2026 12:37 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027, sembari membuka ruang keterlibatan lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers.

Penegasan itu disampaikan dalam pertemuan Pengurus Pusat PWI dengan Dewan Pers di Jakarta, Rabu, 2 September 2026, yang secara khusus membahas penyelenggaraan HPN 2027 dan wacana perubahan tata kelolanya.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, posisi PWI dalam penyelenggaraan HPN memiliki landasan sejarah yang tidak terpisahkan dari kelahiran organisasi tersebut. Tanggal 9 Februari yang ditetapkan sebagai HPN berkaitan langsung dengan berdirinya PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Menurut Munir, gagasan penetapan HPN secara formal lahir melalui Kongres PWI di Padang pada 1978, kemudian dibahas dalam forum Dewan Pers dan memperoleh pengakuan negara melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

“PWI tidak menolak apabila regulasi HPN hendak diperbarui. Tetapi sepanjang belum ada ketentuan hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan HPN harus terus dijaga sebagai momentum persatuan insan pers nasional,” ujar Munir.

Ia menegaskan, keterlibatan organisasi pers lainnya dalam HPN bukan sesuatu yang ditolak PWI. Sebaliknya, PWI siap membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam kepanitiaan, penyusunan agenda, maupun berbagai kegiatan rangkaian HPN 2027.

“HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia. PWI tidak pernah mengklaim HPN sebagai milik eksklusif PWI. Justru kami menyambut baik apabila seluruh konstituen Dewan Pers dapat terlibat secara aktif sehingga HPN benar-benar menjadi rumah bersama masyarakat pers Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam penyelenggaraan HPN ke depan. Sejumlah anggota Dewan Pers juga mendorong agar HPN 2027, apabila tetap berada di bawah tanggung jawab PWI, dilaksanakan secara lebih inklusif dan akomodatif terhadap konstituen Dewan Pers lainnya.

PWI menyambut pandangan tersebut dan menyatakan terbuka terhadap pembahasan pembaruan regulasi HPN. Namun, setiap perubahan dinilai perlu dilakukan melalui mekanisme hukum yang tepat serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan pers, termasuk PWI.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan HPN 2027 yang lebih kolaboratif, terbuka, dan merepresentasikan seluruh ekosistem pers Indonesia.

PWI menyatakan akan mempersiapkan HPN 2027 dengan semangat mempertahankan sejarah, memperkuat persatuan, serta memperluas partisipasi seluruh elemen pers nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....