Sri Mulyani Lengser, Purbaya Hadapi Ujian Pasar

  • 09 Sep 2025 17:35 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN,Lhokseumawe : Pergantian Menteri Keuangan mendadak kembali mengguncang politik dan pasar Indonesia. Pada Senin sore, 8 September 2025, Istana Negara resmi mengumumkan perombakan kabinet. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Selain kursi Menteri Keuangan, beberapa posisi lain juga berganti. Antara lain Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding.

Nama Sri Mulyani jadi sorotan utama. Popularitas dan rekam jejaknya yang panjang di pemerintahan, ditambah kabar rumahnya sempat dijarah saat kerusuhan akhir Agustus, membuat publik bertanya-tanya: apakah ia dicopot atau memilih mundur. Hingga kini, Istana tidak memberi jawaban tegas atas status pengunduran dirinya.

Kabar yang beredar pun simpang siur. Ada yang menyebut Sri akan menetap di Jakarta, ada pula yang meyakini ia bakal kembali berkiprah di Amerika Serikat. Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi.

Reaksi pasar terbilang cepat. Sesaat setelah pengumuman reshuffle, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung jatuh. Investor khawatir karena figur Sri Mulyani, yang dikenal disiplin mengelola fiskal, tak lagi berada di kabinet. Harapan bahwa posisinya akan digantikan Thomas Djiwandono, keponakan Presiden sekaligus wakilnya, juga pupus setelah nama Purbaya diumumkan.

Purbaya, mantan Ketua Dewan Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan sekaligus ekonom lama di Danareksa Institute, mencoba meyakinkan publik. Dalam pernyataan perdananya, ia optimistis bisa memenuhi target pertumbuhan 8 persen seperti dicanangkan Presiden. Namun, komentarnya soal demonstrasi Agustus lalu—yang dianggap remeh terhadap suara rakyat—menuai kritik.

Kini perhatian tertuju pada langkah Purbaya berikutnya. Apakah ia akan meneruskan rencana belanja besar Presiden, atau justru menempuh kebijakan fiskal yang lebih hati-hati di tengah minimnya penerimaan negara.

Sementara itu, misteri di balik mundurnya Sri Mulyani tetap menjadi pembicaraan hangat. Sebelumnya, ia sempat mengajukan surat pengunduran diri lantaran merasa kewenangannya di bidang fiskal dilangkahi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....