Empat Jet Tempur F-16 Perkuat Latihan Cakra C

  • 02 Jul 2025 14:16 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Empat unit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, tiba di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, dalam rangka mendukung latihan udara berskala besar bertajuk Latihan Cakra C.

Latihan ini dijadwalkan berlangsung sejak 30 Juni hingga 3 Juli 2025, dengan wilayah operasional mencakup langit Aceh dan sekitarnya. Kegiatan tersebut berada di bawah kendali Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I (Kosek I) Medan, dan melibatkan sejumlah satuan strategis di kawasan barat Indonesia.

Sejumlah elemen penting turut bergabung dalam latihan ini, seperti Satrad 233 Sabang, Satrad 231 Lhokseumawe, Lanud SIM Aceh Besar, Lanud Soewondo Medan, serta markas induk dari F-16 yaitu Lanud Roesmin Nurjadin.

Selama pelaksanaan latihan, keempat F-16 tersebut akan bermarkas sementara di Lanud SIM. Manuver ini merupakan bagian dari skenario Skadron Movement (Skadron Mov), yang dirancang untuk menguji kemampuan respons cepat dan mobilitas udara pasukan TNI AU dalam situasi kontinjensi.

Salah satu agenda penting dalam latihan ini adalah simulasi Force Down, yaitu tindakan penurunan paksa pesawat asing yang dianggap mengancam wilayah udara nasional. Latihan Force Down dijadwalkan berlangsung di Lanud Soewondo Medan, dengan pelibatan penuh unsur operasional yang bekerja sesuai prosedur standar operasi (SOP) TNI AU.

Latihan Cakra C bukan hanya rutinitas tahunan, namun juga bagian dari strategi pertahanan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel TNI AU, khususnya dalam menghadapi potensi pelanggaran kedaulatan udara di wilayah barat Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Kosek I Medan menunjukkan komitmennya dalam menjaga ruang udara nasional dengan pendekatan yang dinamis dan adaptif, sekaligus memastikan bahwa setiap skenario baik dalam latihan maupun nyata dapat direspons dengan cepat dan tepat oleh seluruh satuan udara yang terlibat. Langit Aceh pun kembali menjadi saksi bisu kehadiran para penjaga langit Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....