Larangan Tertawa Terbahak-Bahak Dalam Islam
- 18 Jan 2026 22:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI CO ID,Lhokseumawe - Jika ada sesuatu yang lucu atau mendengarkan orang yang membuat aksi lucu kita kerapkali refleks tertawa bahkan sampai terbahak-bahak. Namun ternyata tertawa terbahak-bahak dalam islam itu dilarang. Hal ini disampaikan Ustadz Bukhari Kaoy saat mengisi Program Tausiah Mutiara Pagi di RRI Prosatu Lhokseumawe Minggu, 18 Januari 2026.
Menurut penjelasan Ustadz Bukhari, sering tertawa terbahak-bahak akan membuat kerasnya atau matinya hati, melalaikan dan menghilangkan akal sehat. Menghilangkan akal sehat tidak harus dengan khamar atau sabu-sabu tapi bisa karena banyak tertawa. Padahal manusia diciptakan dengan keistimewaan akal yang membedakan ia dengan makhluk lainnya.
Tertawa terbahak-bahak dianggap tidak sopan dan mirip perilaku setan. Dalam situasi ingin tertawa, disarankan untuk mengedepankan adab dengan sekedar tersenyum seperti senyumnya nabi dan para ulama. Sabda Rasulullah Saw. dari Abu Hurairah r.a: “Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah).
"Jika ada yang mengatakan bahwa tertawa terbahak-bahak bikin sehat, maka secara islam justru itu tidak menyehatkan. Bahkan orang yang sengaja membuat orang lain tertawa akan dilaknat,"tegas Ustadz Bukari Kaoy dalam ceramahnya.
Rasulullah SAW bersabda, “Celakalah bagi seseorang yang bercerita dengan suatu cerita, agar orang lain tertawa maka ia berdusta, maka celakalah baginya, celakalah baginya.” (HR. At-Tirmdzi). Ustadz Bukhari mengingatkan daripada banyak tertawa selama di dunia, lebih baik mempersiapkan diri untuk bisa tersenyum ketika sudah berada di akhirat dengan cara memperbanyak amal ibadah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....