Bulukat, Kelezatan Kuliner Tradisional Aceh Yang Melegenda

  • 12 Mei 2024 15:58 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Kuliner “Bulukat” Aceh bukanlah sekadar Cemilan biasa. Bagi masyarakat Aceh, hidangan pendamping yang terbuat dari bahan dasar beras ketan yang dikukus ini, dibalut dengan sejarah panjang dan kekayaan budaya.

Menjadi Warisan kuliner yang melegenda, menggugah selera, dan bentuk lain dari kekayaan Khazanah Pulut Nusantara.

Dibuat dengan sentuhan tradisional dan resep turun-temurun, Bulukat menjadi makanan yang tidak luput disajikan dalam acara Khanduri (Kenduri) dalam masyarakat Aceh.

Khanduri adalah acara perayaan yang diadakan oleh masyarakat Aceh untuk merayakan berbagai momen penting seperti pernikahan, kelahiran, atau acara keagamaan, hingga melepas kepergian Anak menuntut Ilmu, Bulukat paling sering ditemukan dengan konsep acara Peusijuek (Tepung Tawar).

Bulukat dibuat dari bahan dasar Beras Ketan, kemudian dicampur Kelapa Parut, Gula Merah, dan dikukus dengan Santan Kelapa untuk memperoleh ciri khas rasa gurih. Proses pembuatannya pun membutuhkan keterampilan dan kesabaran.

"Tidak hanya sebagai makanan, Bulukat Aceh adalah bagian dari identitas dan warisan budaya kita", ujar Umi Salamah, seorang pengusaha Kuliner Aceh di Kota Lhokseumawe.

Bulukat ini juga memiliki berbagai macam jenis, dan namanya disesuaikan dengan bahan yang menjadi pendampingnya. Ada Bulukat Kuneng, Bulukat U Teuwot, Bulukat Silee, Bulukat Teukeurabee, Bulukat Kuwah Tuhee, Bulukat Drien, dan juga ada Bulukat Tumpo.

Bulukat Aceh sebagai bagian tak tergantikan dari warisan kuliner yang patut dilestarikan dan dinikmati oleh generasi masa kini hingga masa mendatang.

Eksis terus buat Bulukat Aceh !.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....