Tape Campur Pulut Bakar, Cita Rasa Tradisional yang Cocok Temani Waktu Santai
- 08 Apr 2026 20:52 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Tape ketan campur pulut bakar menjadi salah satu sajian tradisional yang digemari masyarakat sebagai pilihan santapan saat bersantai. Perpaduan rasa manis dari tape ketan dengan gurihnya pulut bakar menghadirkan cita rasa khas yang sulit ditolak.
Tape yang digunakan pada sajian ini berasal dari beras ketan yang difermentasi menggunakan ragi, sehingga menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis dan aroma khas. Proses fermentasi tersebut juga memberikan sensasi sedikit asam yang menyegarkan di lidah.
Sementara itu, pulut bakar dibuat dari beras ketan yang dimasak, kemudian dibakar hingga mengeluarkan aroma harum. Proses pembakaran ini menghasilkan lapisan luar yang sedikit kering dengan bagian dalam tetap lembut, menciptakan perpaduan tekstur yang menarik saat disantap bersama tape ketan.
Kombinasi tape ketan dan pulut bakar sering disajikan dengan tambahan kelapa parut maupun gula merah cair untuk memperkaya cita rasa. Hidangan ini umumnya dinikmati pada sore hingga malam hari sebagai teman bersantai bersama keluarga atau kerabat.
Di Kota Lhokseumawe, tape ketan campur pulut bakar masih mudah ditemukan di pasar tradisional maupun dijajakan oleh pedagang kaki lima. Harganya yang terjangkau serta rasanya yang autentik menjadikan makanan ini tetap diminati oleh berbagai kalangan.
Selain menghadirkan kenikmatan rasa, sajian ini juga memiliki nilai budaya karena merupakan bagian dari kuliner tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Keberadaannya menjadi bukti bahwa makanan berbasis bahan lokal masih mampu bertahan di tengah perkembangan kuliner modern.
Dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma khas hasil pembakaran, tape ketan campur pulut bakar menjadi pilihan tepat untuk menemani waktu santai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....