Kuah Leumak Pisang Muda: dari Dapur Tradisi Aceh
- 19 Sep 2025 15:21 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Di banyak rumah tangga orang Aceh, masakan bersantan bukan hanya sekedar hidangan sehari-hari melainkan juga bagian dari identitas budaya. Salah satunya adalah Kuah Leumak Pisang Muda.
Biasanya, masyarakat Aceh memilih pisang muda jenis kepok atau pisang wak untuk diolah dalam kuah leumak. Pisang ini tidak manis, tetapi punya tekstur padat. Saat direbus dalam santan, pisang muda akan menyerap cita rasa rempah yang memberikan sensasi rasa yang berbeda dengan sayuran biasa, unik dan khas. Bahan dan cara mengolahnya juga terbilang cukup mudah dan anda bisa mencoba di rumah.
Sediakan pisang yang belum terlalu matang kemudian kupas, ambil 4 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 3 buah asam sunti, seiris jahe sebesar 3 cm, 3 buah cabai hijau besar kemudian belah dua, setangkai daun salam, satu sendok teh ketumbar, seperempat sendok teh lada, santan, garam dan gula.
Kemudian haluskan bawang merah, bawang putih, jahe dan asam sunti. Masukkan pisang muda ke dalam panci, bumbu yang sudah dihaluskan, cabai hijau belah, daun salam, ketumbar, kunyit, lada dan santan. Masak dengan api sedang, jangan lupa agar diaduk terus agar tak pecah santan. Kalau sudah mendidih dan pisang mulai matang, masukkan garam dan gula, kemudian cicipi rasanya, jika santannya sudah tidak berbau lagi, matikan api dan kuah leumak siap sajikan. Sangat pas dengan sepotong ikan goreng sambalado dan ikan asin. Kuah leumak ini juga kerap hadir dalam jamuan kenduri masyarakat Aceh, walau nampak sederhana namun sangat menggugah selera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....