Empat Kue Khas Aceh sebagai Teman Kopi Anda

  • 16 Jul 2025 11:26 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Menikmati secangkir kopi di pagi hari rasanya kurang nendang bila tidak ditemani kue atau penganan khas. Kalau anda minum kopinya di warkop-warkop di Aceh, pasti akan anda temui beberapa jenis kue khas ini sebagai teman kopi.

Bulukat Selai Srikaya

Penganan ini terbuat dari beras ketan yang dikukus dengan santan dengan sedikit garam. Rasanya menjadi leumak (red-enak) dan gurih. Kemudian diberi lapisan topping selei serikaya yang manis untuk merangkum rasa yang lezat. Tentu dapat dibayangkan bila pulut srikaya ini bertemu dengan segelas kopi Aceh, nikmat sekali tentunya.

Bolu Bhoi khas Aceh

Bhoi ini adalah kue kering khas daerah Rencong, bentuknya unik-unik, ada yang berbentuk ikan, bunga atau bintang. Berbahan utama tepung terigu, telur, gula dan vanili, teksturnya kering di luar namun lembut di dalam. Kalau anda mencelupkan kue ini dalam kopi, rasanya tiada dua langsung lumer di mulut.

Timphan srikaya dan timphan inti kelapa

Terbuat dari pisang, tepung dan santan, timphan adalah salah satu jenis kue khas Aceh yang jadi favorit banyak orang. Inti di dalam kue basah ini bisa asoe kaya (red-srikaya) ataupun inti kelapa. Manis dan legit sangat sesuai menjadi teman bagi secangkir kopi pahit.

Timphan Beureune Sagee (sagu)

Berbentuk lonjong dan dibalut dengan daun pisang, bahan utama kue ini adalah beureunee atau sagu dengan isian inti kelapa kemudian dikukus. Kue ini juga sangat cocok dinikmati dengan kopi. Penganan ini juga banyak tersedia di warkop-warkop baik pagi hari maupun sore hari.

Itu adalah beberapa contoh jenis penganan yang biasa ada di Aceh yang menjadi teman kala menyeruput secangkir kopi. Kalau kamu biasanya minum kopi ditemani kue apa?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....