Tumpo Aceh Nan Indah Menggugah Selera
- 03 Jun 2025 08:28 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Aceh, sebuah provinsi di ujung barat Indonesia, tak hanya memukau dengan keindahan alamnya yang menawan dan warisan budayanya yang kaya, tetapi juga menggoda selera dengan khazanah kulinernya.
Di antara beragam hidangan tradisional yang menggugah selera, terdapat satu kue yang berdiri sebagai ikon kelezatan dan keberagaman rasa di Bumi Serambi Mekkah yaitu Kue Tumpo.
Kue Tumpo ini bukan sekadar penganan biasa, melainkan simbol keramahan dan tradisi yang selalu hadir dalam berbagai upacara adat, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh.
Nuraini, seorang warga Dusun B Arongan, Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, menuturkan bahwa tumpo memiliki peran penting sebagai pelengkap bulukat (pulut) dalam tradisi "peusijuk", sebuah upacara adat yang penuh makna. Selasa (3/6/2025)
Ani Sapaan akrabnya dan juga menjadi Ibu Keplor warga Duson B Arongan Menjelaskan Proses pembuatan tumpo sudah turun-temurun, tidak hanya menghasilkan kue yang lezat, tetapi juga merefleksikan kearifan lokal dalam memanfaatkan hasil bumi. Kombinasi manisnya pisang dengan kenyalnya tepung ketan menciptakan tekstur yang unik dan rasa yang otentik, meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mencicipinya.
Sebelum di goreng dijadikan Hiasan Pulut Kuning , terlebih dahulu dibentuk Bunga Mawar, Daun , dan Buah Anggur lalu di taruh diatas daun pisang yang sudah dilumuri minyak goreng. Kemudian digoreng di minyak panas dengan api sedang sampai warna kuning kecoklatan. “Tutupnya".

Tak heran, tumpo bukan hanya sekadar kudapan, melainkan sebuah warisan kuliner yang harus terus dilestarikan, menjadi kebanggaan Aceh yang mampu memukau lidah para penikmatnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....