Timphan Srikaya, Penganan Khas Aceh di Hari Raya
- 21 Mar 2025 10:39 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Salah satu penganan khas Aceh yang selalu tersedia saat lebaran adalah timphan. Timphan biasanya terbuat dari tepung beras ketan, santan kelapa, pisang serta beberapa bahan lainnya. Bagi sebahagian orang, timphan adalah hidangan yang wajib ada setiap menyambut hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Kue ini terasa legit dan manis dengan isian srikaya atau inti kelapa dan dibalut dengan pucuk daun pisang.
Membuatnya membutuhkan sedikit waktu yang lama dari persiapan bahan, membalutnya hingga masa mengukusnya. Bagi anda yang ingin mencoba membuatnya bisa mengikuti panduan berikut ini yang dilansir dari situs pemerintah Aceh https://acehprov.go.id/.
Bahan:
200 gr tepung beras ketan putih
2 sdm santan kental
1 sdm air kapur sirih
1/4 sdt garam
250 gr pisang raja yang dihaluskan
Daun pisang yang muda
Bahan isian:
2 butir telur ayam
50 ml santan kental
100 gr gula pasir
25 gr nangka cincang kecil-kecil
1/2 sdt tepung terigu
1 lembar daun pandan
50 gr kelapa muda parut halus
1/4 sdt vanili
Cara buat isi srikaya:
Kocok telur dan gula hingga kental dengan mixer, kemudian masukkan tepung terigu dan santan, aduk rata. Tambahkan nangka dan kelapa muda parut, beri daun pandan, masak sampai kental sambil terus diaduk, beri vanili. Setelah matang, dinginkan dan gunakan sebagai bahan inti isian timphan.
Cara membuat adonan kulit:

Aduk tepung ketan dan pisang yang sudah dihaluskan serta santan, air kapur dan garam hingga tercampur rata. Ambil daun pisang yang sudah dipotong dengan ukuran sejengkal sama panjang dan lebarnya, olesi dengan minyak agar adonan tak lengket, beri adonan sebulatan kecil lalu tipiskan kemudian diberi isian srikaya lalu digulung dan dibungkus seperti lontong kecil.
Kukus hingga matang selama lebih kurang 15 menit atau hingga warna daun pisangnya berubah warna. Timphan pun siap dihidangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....