Resep Jadul Khas Aceh Teu Cicah Daun Pegagan

  • 16 Jan 2025 15:42 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Kuliner yang satu ini biasanya kita jumpai di pasar-pasar tradisional jelang waktu berbuka puasa dalam bulan suci ramadhan. Namanya adalah teu cicah oen peugaga atau kalau kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya kerabu atau ulam pegagan.

Menu yang satu ini segar dan cocok untuk diet karena proses pembuatannya simpel dan rasanya sangat khas dengan khasiat berlimpah dari pegagan. Yuk, simak cara membuatnya yang penulis tulis kembali berdasarkan resep dari ibu Sukma Dewi (pegiat Sedekah Jamaah).

Bahan Utama:

  • Daun Pegagan, lebih bagus memakai daun segar yang tumbuh liar di tanah pekarangan halaman, kebun maupun pinggiran sungai, rasanya akan lebih manis dan nikmat. Petik bagian daun mudanya saja, ambil daunnya, lalu cuci bersih, kemudian tiriskan sampai kering, lalu Iris dengan sangat halus lembaran daun pegagan.

Bumbu Halus:

  • Bawang merah 9 siung, iris.
  • Cabe rawit sesuai selera.
  • Garam secukupnya.
  • Kelapa sangrai 1 genggam.
  • Kelapa parut segar 2 genggam.
  • Daun jeruk purut muda 9-15 lembar, buang tulang daunnya lalu iris halus.
  • Serai 3 batang, iris halus.

Cara mengolah:

  • Iris super halus daun pegagan.
  • Ulek cabe rawit dengan sedikit garam sampai halus.
  • Masukkan irisan bawang merah, ulek kasar saja.
  • Masukkan serai, ulek kasar.
  • Masukkan kelapa sangrai lalu ulek dan tambahkan parutan kelapa segar, berikan sedikit garam jika perlu dan tak perlu diulek terlalu halus.
  • Setelah merata masukkan daun pegagan dan daun jeruk purut yang telah diiris super halus tadi, aduk rata.
  • Hidangan teu cicah sambal daun pegagan siap disantap.

Sangat nikmat disantap dengan sepiring nasi panas, ikan goreng dan kuah asam pedas, semoga bermanfaat dan selamat mencoba!.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....