Seminggu Menikah, Seorang Suami di Lhokseumawe Tega Bacok Istri

  • 29 Jul 2023 23:23 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Pertikaian pasangan suami istri (Pasutri) penduduk gampong Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe berujung maut.

Bahkan sang suami yang diketahui bernama M. Ali Ajad (72), tega membacok istrinya Marsiem (61) hingga tersungkur bersimbah darah dan meninggal dunia.

Ali menghabisi nyawa Marsiem dengan pisau dapur saat istrinya itu sedang tertidur dibawah jembatan Pasar Sayur Gampong Kota Lhokseumawe, sekira Pukul 21.30 WIB, Jumat mslam, 28 Juli 2023.

Saat ini, pelaku sudah diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC). Selanjutnya dibawa ke Polres Lhokseumawe untuk diperiksa. Sedangkan korban sempat ditolong warga sekitar dan dilarikan ke RS Kesrem Lhokseumawe.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi kejadian terlihat ada tiga bekas bercak darah yang sudah dibakar warga. Diduga itu darah Marsiem, saat korban tersungkur ketika usai dibacok.

Seorang saksi mata Muhajir, menjelaskan Peristiwa tersebut begitu cepat terjadi. Korban sempat diseret dan ditusuk beberapa kali hingga tersungkur.

Begitupun warga tak berani melerai, karena tersangka masih memegang senjata tajam.

“Korban tiba-tiba sudah jatuh ke lantai dan mengeluarkan darah. Padahal di lokasi sebelumnya tidak ada terdengar cek-cok di antara mereka,”.

"Pelaku adalah suaminya sendiri kalau tidak salah mereka baru seminggu menikah. Tapi saya tidak tahu permasalahannya. Saat itu pelaku langsung diamankan ke Pol Airud dan tim URC segera membawa pelaku ke Polres Lhokseumawe," ujar Muhajir.

Salah satu tetangga korban yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku, ada mendengar pasangan suami istri tersebut sering terjadi cek-cok mulut dalam beberapa hari ini.

Suami korban berasal dari gampong Bantayan, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen. Sedangkan istrinya penduduk gampong Pusong Baru Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto SIK melalui Kapolsek Banda Sakti, Ipda Arizal, SH mengatakan, untuk pelakunya sudah diamankan tim URC dan dibawa ke Polres dan korban sekarang berada di RS Kesrem dengan kondisi meninggal dunia.

"Kronologis dan penyebabnya masih kita dalami dan melakukan penyelidikan, untuk sementara TKP kita pasang garis polisi dan barang bukti seperi sandal korban sudah kita amankan " jelas Kapolsek.

"Sementara itu saja, nanti kita akan diinfokan kembali sesudah melakukan penyelidikan," ujar Ipda Arizal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....