Mengapa Kita Bisa Merasa Lelah setelah Seharian Tidak Banyak Bergerak?
- 28 Sep 2026 21:35 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah merasa capek seharian padahal hampir tidak melakukan aktivitas fisik yang berat? Duduk di depan laptop, bekerja di meja, menonton film, atau bahkan hanya rebahan bisa membuat tubuh terasa lemas ketika hari berakhir. Hal ini terdengar aneh karena rasa lelah sering dianggap sebagai akibat dari terlalu banyak bergerak. Padahal, kurang bergerak juga dapat berhubungan dengan rasa lelah, terutama ketika seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi duduk dan melakukan aktivitas yang minim variasi gerakan.
Salah satu penyebabnya berkaitan dengan sirkulasi dan penggunaan otot. Ketika tubuh berada dalam posisi yang sama selama berjam-jam, terutama duduk, otot-otot besar seperti paha dan betis tidak banyak berkontraksi. Pergerakan otot tersebut sebenarnya membantu proses sirkulasi darah. Ketika aktivitas fisik sangat minim, tubuh dapat terasa kaku dan kurang segar. Bukan berarti darah berhenti mengalir, tetapi tubuh tidak mendapatkan stimulus gerakan yang biasanya muncul ketika kita berjalan atau melakukan aktivitas fisik.
Rasa lelah juga tidak selalu berasal dari tubuh. Aktivitas yang dilakukan sambil duduk, seperti bekerja, belajar, membaca, atau menatap layar dalam waktu lama, tetap membutuhkan energi mental. Konsentrasi yang berlangsung berjam-jam dapat menimbulkan mental fatigue, yaitu kondisi ketika seseorang merasa sulit mempertahankan perhatian dan mulai kehilangan energi untuk melakukan tugas. Ditambah paparan layar, kurangnya jeda, serta tekanan pekerjaan, seseorang bisa merasa sangat lelah meskipun tubuhnya hampir tidak berpindah tempat sepanjang hari.
Kurang bergerak juga dapat berkaitan dengan kualitas tidur dan suasana hati. Aktivitas fisik pada siang hari membantu mengatur ritme tubuh dan dapat mendukung kualitas tidur pada sebagian orang. Sebaliknya, pola hidup yang terlalu sedentari dapat membuat seseorang merasa lesu tanpa benar-benar mendapatkan tidur yang berkualitas. Inilah yang menciptakan situasi yang cukup membingungkan: sepanjang hari tidak banyak bergerak, tetapi malamnya tetap merasa kelelahan dan tidak segar ketika bangun keesokan harinya.
Berdasarkan berbagai penelitian mengenai perilaku sedentari, aktivitas fisik, kelelahan, dan kesehatan yang dilansir dari berbagai sumber, rasa lelah setelah seharian minim gerak merupakan sesuatu yang cukup masuk akal secara fisiologis dan psikologis. Tubuh manusia memang dirancang untuk bergerak, sehingga duduk terlalu lama bukan berarti tubuh sedang benar-benar "beristirahat". Mengambil jeda untuk berdiri, berjalan sebentar, melakukan peregangan, atau sekadar mengubah posisi secara berkala dapat membantu memutus periode duduk yang panjang. Jadi, ketika badan terasa capek setelah seharian duduk, mungkin yang dibutuhkan bukan sekadar rebahan lebih lama, tetapi justru sedikit bergerak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....