KOPI Hadir, Satukan Orang Tua Perjuangkan Anak Inklusi
- 10 Sep 2026 00:10 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Tidak ada orang tua yang seharusnya berjalan sendirian dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Berangkat dari semangat itulah, Komunitas Orang Tua Peduli Inklusi (KOPI) resmi hadir sebagai ruang bersama bagi para orang tua untuk saling terhubung, berbagi pengalaman, sekaligus saling menguatkan. Rabu, 9 September 2026.
KOPI hadir khususnya untuk mendampingi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus, seperti autisme, Down syndrome, ADHD, ASD maupun kebutuhan lainnya. Komunitas ini membawa visi mewujudkan orang tua yang peduli, inklusif dan kolaboratif, dengan keyakinan bahwa setiap anak berharga, memiliki potensi dan berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk tumbuh serta berkembang tanpa diskriminasi.
Ketua Komunitas KOPI, Ahmad Tarmizi, mengatakan kehadiran komunitas tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga diarahkan menjadi ruang edukasi dan kolaborasi. Melalui delapan misi utama, KOPI berkomitmen memperkuat silaturahmi antarorang tua, meningkatkan pengetahuan mengenai pendidikan inklusif, memperjuangkan hak anak serta membangun kerja sama dengan sekolah, tenaga pendidik, pemerintah dan para profesional.
“Kami telah merancang sejumlah program yang diharapkan memberikan dampak langsung bagi orang tua dan masyarakat. Pada 13 September 2026 akan digelar seminar edukasi tentang piramida perkembangan anak di Station Coffee Premium Banda Aceh, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum, sementara peserta dari luar Banda Aceh dapat mengikuti melalui webinar Zoom,” ujar Ahmad Tarmizi.
Tidak berhenti pada seminar edukasi, KOPI juga tengah mempersiapkan seminar besar pada 4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia inklusi, baik sebagai peserta maupun mitra pendukung. Ahmad berharap pemerintah, dunia pendidikan, tenaga profesional, dunia usaha dan masyarakat dapat memberikan dukungan sehingga isu inklusi anak mendapat perhatian yang lebih luas.
“Besar harapan kami kepada seluruh jajaran pemerintahan dan pihak-pihak yang bisa turut membantu dan memberikan support agar dunia inklusi anak memiliki harapan dan masa depan yang cerah. Setiap anak tentunya istimewa dan berhak mendapatkan kesempatan untuk bersinar sesuai bakat dan potensinya,” katanya.
Melalui kehadiran KOPI, para orang tua diajak membangun kekuatan bersama agar anak-anak tidak hanya diterima, tetapi juga diberi ruang untuk berkembang sesuai kemampuan dan potensinya. Sebab, bagi KOPI, perbedaan bukanlah alasan untuk membedakan.
“Karena kita tidak sendiri, kita bisa bersama. Berbeda bukan alasan untuk dibedakan.”
KOPI merupakan komunitas independen yang berfokus pada terciptanya lingkungan yang ramah, setara dan inklusif bagi anak-anak agar mampu meraih potensi terbaiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....