Kebiasaan Pagi yang Bisa Mengganggu Keseimbangan Mental
- 31 Agt 2026 20:56 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe — Pagi hari sering dianggap sebagai waktu untuk memulai aktivitas dengan energi positif. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan justru bisa membuat pikiran terasa lebih berat sejak awal hari. Bangun tidur lalu langsung memeriksa media sosial, terburu-buru karena bangun kesiangan, melewatkan sarapan, hingga memikirkan terlalu banyak pekerjaan sekaligus dapat membuat tubuh dan pikiran tidak memiliki waktu untuk beradaptasi secara tenang.
dr. Hananda Meutia menjelaskan, kondisi mental seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh satu kebiasaan, tetapi juga oleh pola hidup secara keseluruhan. Rutinitas pagi yang penuh tekanan dapat membuat seseorang memulai hari dalam kondisi terburu-buru dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, penting memberikan waktu bagi tubuh untuk bangun, melakukan aktivitas secara bertahap, serta mempersiapkan diri sebelum menghadapi berbagai tuntutan sepanjang hari.
Salah satu kebiasaan yang banyak dilakukan anak muda adalah langsung membuka ponsel setelah mata terbuka. Notifikasi, pesan, berita, dan media sosial dapat membuat otak langsung menerima banyak informasi sebelum seseorang benar-benar siap memulai hari. Menurut dr. Nanda, penggunaan gawai sebaiknya tidak menjadi aktivitas pertama dan satu-satunya setelah bangun tidur. Memberikan jeda untuk minum, membersihkan diri, melakukan peregangan ringan, atau sekadar menikmati suasana pagi dapat membantu menciptakan awal hari yang lebih teratur.
Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan adalah tidur terlalu larut kemudian memaksa diri bangun pagi tanpa mendapatkan waktu tidur yang cukup. Kurang tidur dapat memengaruhi suasana hati, konsentrasi, dan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. dr. Nanda menekankan pentingnya menjaga pola tidur yang teratur dan memberikan tubuh waktu istirahat yang memadai. Dengan tidur yang cukup, seseorang memiliki bekal yang lebih baik untuk menjalani aktivitas dan menghadapi tekanan sepanjang hari.
Karena itu, menjaga keseimbangan mental bisa dimulai dari rutinitas sederhana pada pagi hari. Tidak harus langsung melakukan banyak hal, cukup bangun dengan waktu yang cukup, mengurangi kebiasaan langsung mengecek ponsel, memenuhi kebutuhan tubuh, serta menyusun aktivitas berdasarkan prioritas. Pagi yang lebih tenang bukan berarti harus selalu sempurna, tetapi bagaimana seseorang memberikan kesempatan kepada tubuh dan pikiran untuk memulai hari tanpa tekanan yang berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....