Layanan Gratis RTK di Aceh Utara Juga Layani Bumil Berstatus Isteri Siri

  • 22 Jun 2023 12:33 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhoksukon: Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara, Samsul Bahri, S.KM.,MKM menegaskan bahwa Layanan Gratis Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) pada masing-masing Puskesmas berfungsi untuk layanan tindakan pertama pra persalinan ibu hamil (Bumil).

"Ketika ada bumil yang datang dengan usia kehamilan tua ke RTK maka para Bidan yang bertugas disana langsung melakukan penafsiran kelahiran. Apabila terdapat tanda-tanda melahirkan sudah dekat maka bumil RTK termasuk keluarga yang mendampingi sudah layak menggunakan fasilitas gratis RTK", kata Samsul Bahri dalam perbincangan Lhokseumawe Pagi Ini, Kamis (22/06/2023) pagi bertema "Layanan Gratis Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Aceh Utara".

Perbincangan itu juga melibatkan narasumber lainnya seperti Kepala Puskesmas Geureudong Pasee, Ners. Jasroni, S.Kep serta Bidan Pengelola RTK Puskesmas Geureudong Pasee, Nurheriani, S.SiT.

Samsul Bahri, SKM.,MKM

Kata Samsul Bahri, Bumil yang sudah ditafsirkan bisa menjalani persalinan normal maka akan segera dimasukkan ke ruang persalinan yang ada di masing-masing Puskesmas. Sebaliknya jika ditafsir tidak bisa melahirkan normal maka segera dibuat rujukan ke Rumah Sakit untuk memperoleh tindakan bedah cesar, kata Samsul.

Nurheriani, S.SiT

Selain itu dikatakan Samsul Bahri, layanan gratis RTK untuk Bumil tidak melihat status maupun latarbelakangnya. RTK sifatnya mengedepankan kemanusiaan, pertolongan cepat pada pra persalinan.

"Siapapun dia. Apakah statusnya isteri ke dua yang tidak tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) tetap dilayani dalam program RTK ini. Karena selama banyak kasus masalah asuransi kesehatan pada status isteri kedua. Jika tidak tertampung dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maka kita masih bisa gunakan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) atau Jaminan Persalinan (Jampersal). Nah, kalau bumil tersebut masuk ke ruang RTK maka akan tetap dilayani dengan tidak memandang status seseorang", ungkap Kabis Kesmas Dinkes Aceh Utara ini.

Bahkan Anggota Keluarga yang mendampingi Bumil seperti Suami atau Orang tuanya juga dilayani gratis untuk keperluan makan dan minumnya.

Program RTK ini sebenarnya sudah dimunculkan sejak tahun 2018 di Aceh Utara. Hanya saja kemudian kurang termaksimalkan pemanfaatannya ditambah lagi dengan datangnya Badai Covid-19 ditahun 2020 menjadikan RTK semakin meredup.

"Nah, sekarang ini kita coba maksimal kembali terutama bagi kecamatan terpencil seperti Geureudong Pase dan lainnya", paparnya.

Ners. Jasroni, S.Kep

Sementara Kepala Puskesmas Geureudong Pasee, Ners. Jasroni, S.Kep menuturkan masalah klasik dipedalaman Aceh Utara adalah gangguan sinyal HP.

"Ini juga menjadi kesulitan tersendiri bagi Bidan yang ditugaskan mengelola RTK. Makanya sekarang minta kerja sama aparatur desa hingga dusun untuk memberitahukan kepada bumil diwilayahnya agar memanfaatkan fasilitas RTK di Puskesmas terdekat", kata Jasroni.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....