Telur Retak Ramai Peminat, Amankah di Konsumsi ?
- 24 Agt 2026 19:01 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Telur menjadi salah satu bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur. Harganya terjangkau, mudah diolah, dan bisa jadi menu sarapan andalan. Tapi, bagaimana kalau saat membeli ternyata ada telur dengan cangkang retak? Sekilas mungkin terlihat sepele, bahkan ada yang tetap membelinya karena merasa telur tersebut masih bisa dimakan.
dr. Rivana Ameliya menjelaskan, telur dengan cangkang retak sebaiknya tidak sembarangan dikonsumsi, terutama jika tidak diketahui kapan telur tersebut mengalami keretakan. Cangkang telur memiliki fungsi sebagai pelindung alami dari kotoran dan bakteri. Ketika retak, perlindungan tersebut menjadi berkurang sehingga peluang masuknya bakteri ke dalam telur bisa meningkat.
“Kalau telurnya sudah retak dan kita tidak tahu sejak kapan retaknya, lebih baik tidak mengambil risiko. Apalagi kalau setelah dibuka tercium bau tidak sedap atau terlihat perubahan warna dan tekstur,” ujar dr. Reva. Ia juga mengingatkan, telur yang dikonsumsi sebaiknya dimasak sampai matang agar risiko dari bakteri penyebab penyakit dapat ditekan.
Dari sisi pedagang, telur retak biasanya ditemukan setelah telur mengalami benturan saat proses pengangkutan atau ketika ditata. “Kalau kami menemukan telur yang retak, biasanya langsung dipisahkan. Pembeli juga lebih banyak memilih telur yang cangkangnya masih utuh,” ujar salah seorang pedagang telur. Menurutnya, memeriksa kondisi telur sebelum dibeli menjadi kebiasaan sederhana yang cukup penting.
Bagi masyarakat yang menemukan telur retak setelah sampai di rumah, sebaiknya jangan langsung mencampurkannya dengan telur lain. Periksa kondisi telur ketika akan digunakan. Jika retakannya cukup besar, bagian dalam telur terlihat atau tercium bau yang tidak biasa, lebih aman untuk tidak mengonsumsinya. Kebersihan tangan, wadah, dan peralatan memasak juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi kontaminasi silang.
Jadi, telur retak memang belum tentu berarti sudah basi, tetapi keamanannya juga tidak bisa dianggap sama dengan telur yang cangkangnya masih utuh. Daripada mengambil risiko, memilih telur yang kondisinya baik sejak awal menjadi pilihan paling aman. Teliti sedikit saat membeli, supaya menu telur tetap lezat, bergizi, dan tentunya aman disantap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....