Puskesmas Mon Geudong Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Kasus Suspek Campak
- 25 Agt 2026 07:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — UPTD Puskesmas Mon Geudong melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan pemantauan kontak erat terhadap kasus suspek campak di wilayah Pusong, Kota Lhokseumawe, Senin 24 Agustus 2026
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengetahui kondisi epidemiologis di lapangan sekaligus mencegah potensi penularan campak di tengah masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Mon Geudong, dr. Amroellah, mengatakan penyelidikan epidemiologi penting dilakukan untuk mengidentifikasi masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan kasus suspek.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan kontak erat serta menelusuri riwayat kontak guna mendeteksi kemungkinan adanya kasus tambahan secara lebih dini.
Selain melakukan pemantauan, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda dan gejala campak serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala yang mengarah pada penyakit campak.
Menurut dr. Amroellah, penyelidikan epidemiologi merupakan bagian dari upaya pengendalian penyakit menular. Informasi yang diperoleh di lapangan dapat membantu petugas mengetahui kemungkinan sumber penularan dan pola penyebaran penyakit.
Pemantauan terhadap kontak erat juga diharapkan dapat membantu memutus rantai penularan serta mencegah meluasnya kasus di wilayah Pusong dan sekitarnya.
Puskesmas Mon Geudong mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Jika ditemukan gejala seperti demam disertai ruam atau gejala lain yang mengarah pada campak, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas kesehatan dan mendapatkan pemeriksaan.
Puskesmas Mon Geudong akan terus melakukan pemantauan dan langkah pencegahan sesuai kebutuhan sebagai bagian dari deteksi dini serta pengendalian penyakit campak, dengan dukungan aktif masyarakat untuk mencegah potensi terjadinya kejadian luar biasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....