Minuman Manis Dikaitkan dengan Risiko Kanker Lambung Lebih Tinggi
- 21 Agt 2026 11:57 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID - Lhokseumawe ,Konsumsi minuman manis secara berlebihan kembali menjadi perhatian setelah sebuah penelitian menemukan adanya kaitan dengan meningkatnya risiko kanker lambung. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Gastro Hep Advances tersebut melibatkan lebih dari 112 ribu peserta dan menyoroti kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis setiap hari.
Penelitian menunjukkan, peserta yang mengonsumsi sedikitnya satu porsi atau sekitar 237 mililiter minuman manis per hari memiliki risiko kanker lambung 2,45 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memiliki kebiasaan tersebut. Pada kelompok perempuan, peningkatan risikonya bahkan tercatat sekitar tiga kali lipat.
Para peneliti menduga, tingginya asupan gula dapat memengaruhi tubuh melalui sejumlah mekanisme biologis. Di antaranya adalah peningkatan stres oksidatif yang berpotensi merusak DNA, peradangan kronis, resistensi insulin, perubahan keseimbangan mikrobioma saluran pencernaan, hingga gangguan hormon steroid. Kondisi tersebut diduga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sel abnormal.
Meski demikian, penelitian ini bersifat observasional sehingga belum dapat membuktikan bahwa minuman manis secara langsung menyebabkan kanker lambung. Para peneliti menegaskan masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan hubungan tersebut sekaligus memahami mekanisme biologis yang sebenarnya terjadi.
Temuan ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak menganggap remeh kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis. Membatasi soda, minuman energi, limun, maupun minuman manis lainnya serta menerapkan pola makan seimbang dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....