BNNK Ingatkan Narkoba Bukan Penambah Stamina Generasi Muda

  • 19 Agt 2026 15:29 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Kepala Badan Narkotika Nasional Kota atau BNNK Lhokseumawe Henry Pahala Marbun, S.E., M.M. mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan narkoba sebagai alat untuk meningkatkan stamina maupun semangat dalam bekerja.

Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara khusus dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selasa, 18 Agustus 2026.

Henry mengatakan, masih terdapat anggapan di kalangan pekerja bahwa narkoba jenis sabu dapat membuat tubuh lebih kuat, tahan bekerja dan tidak mudah mengantuk.

Menurutnya, salah satu kelompok yang rentan menggunakan narkoba dengan alasan tersebut adalah nelayan. Sabu dianggap dapat membantu mereka bertahan di laut sehingga tidak mudah mengantuk ketika menangkap ikan.

Namun, penggunaan narkoba justru dapat menimbulkan dampak berbahaya, termasuk gangguan terhadap kemampuan berpikir dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Kondisi serupa, kata Henry, juga dapat terjadi pada pengemudi kendaraan angkutan yang menggunakan narkoba agar mampu bekerja lebih banyak dalam sehari.

Pengemudi yang berada di bawah pengaruh narkoba dapat mengalami halusinasi sehingga kesulitan memperkirakan jarak dan kondisi lalu lintas. Hal tersebut tentunya meningkatkan risiko kecelakaan.

Henry menegaskan, kemerdekaan seharusnya diisi generasi muda dengan kegiatan positif, produktif, dan membangun masa depan, bukan dengan penyalahgunaan narkotika.

Ia mengatakan BNNK Lhokseumawe terus memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada kelompok pekerja yang dinilai rentan, deteksi dini, serta imbauan kepada pengelola transportasi agar memastikan pekerjanya terbebas dari narkoba.

BNNK Lhokseumawe juga mendorong pemilik kapal nelayan untuk memastikan anak buah kapal yang bekerja bersama mereka bersih dari penyalahgunaan narkotika sebelum berangkat melaut.

Upaya pencegahan sejak dini juga menjadi perhatian BNNK Lhokseumawe, termasuk melalui edukasi kepada pelajar dan remaja. Sebelumnya, BNNK Lhokseumawe menggelar kegiatan pendidik sebaya antinarkoba yang melibatkan siswa SMP sederajat untuk memperkuat pemahaman bahaya narkoba.

Henry berpesan kepada generasi muda agar percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak menjadikan narkoba sebagai jalan untuk meningkatkan kemampuan bekerja.

Ia menegaskan, generasi muda yang bersih dari narkoba justru akan mampu bekerja secara maksimal dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....