Herbal Alami yang Bisa untuk Diare

  • 10 Agt 2026 18:51 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Diare merupakan kondisi ketika seseorang buang air besar lebih sering dari biasanya dengan tekstur feses yang lebih encer. Penyebabnya beragam, mulai dari makanan atau minuman yang terkontaminasi, infeksi, intoleransi makanan, hingga gangguan pencernaan tertentu.

Selain menjaga asupan cairan, beberapa bahan herbal secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan keluhan diare. Namun, penggunaannya tetap perlu bijak karena tidak semua diare cocok ditangani dengan herbal.

1. Jahe

Jahe dikenal sebagai tanaman herbal yang sering digunakan untuk membantu menjaga kenyamanan sistem pencernaan. Kandungan alaminya dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada perut, seperti mual atau kembung.

Jahe dapat dikonsumsi sebagai minuman hangat dengan jumlah yang wajar. Hindari membuatnya terlalu pekat jika sedang mengalami gangguan pencernaan.

2. Teh Daun Jambu Biji

Daun jambu biji telah lama digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi diare. Kandungan tanin dan senyawa bioaktif di dalamnya diduga memiliki efek yang dapat membantu mengurangi frekuensi buang air besar.

Meski demikian, bukti ilmiah mengenai efektivitasnya pada manusia masih terbatas sehingga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya pengobatan.

3. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Secara tradisional, kunyit digunakan untuk membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Konsumsi kunyit dalam makanan atau minuman dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan selama masa pemulihan.

4. Air Rebusan Daun Teh

Teh mengandung tanin yang secara tradisional dipercaya dapat membantu mengurangi keluhan buang air besar encer. Namun, teh bukan pengganti cairan rehidrasi dan sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena kandungan kafeinnya.

Saat diare, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Karena itu, mengganti cairan merupakan langkah yang sangat penting. Larutan oralit dapat digunakan untuk membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.

Selain itu, tetap konsumsi makanan yang mudah dicerna dalam porsi kecil dan cukup istirahat. Hindari makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau makanan yang diketahui dapat memperburuk keluhan. Jangan hanya mengandalkan herbal apabila diare berlangsung lama atau disertai tanda bahaya. Segera minta bantuan orang dewasa dan tenaga kesehatan jika terdapat darah pada tinja, demam tinggi, muntah terus-menerus, nyeri perut berat, sangat lemas, sulit minum, atau tanda-tanda dehidrasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....