Volume Tinggi, Telinga Bisa Merugi

  • 31 Jul 2026 06:03 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Mendengarkan musik memang menjadi aktivitas favorit banyak orang, baik saat bekerja, belajar, berolahraga, maupun bersantai. Namun, kebiasaan memutar musik dengan volume terlalu keras, terutama melalui earphone atau headphone, ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan telinga. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini berisiko menyebabkan gangguan pendengaran yang muncul secara perlahan tanpa disadari.

Paparan suara dengan intensitas tinggi dalam waktu lama dapat merusak sel-sel rambut halus di dalam telinga bagian dalam yang berfungsi menangkap gelombang suara. Sayangnya, sel-sel tersebut tidak dapat tumbuh kembali ketika sudah mengalami kerusakan. Akibatnya, seseorang bisa mulai mengalami telinga berdenging, sulit mendengar percakapan, hingga penurunan kemampuan mendengar secara permanen. Risiko ini tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga remaja yang sering menggunakan perangkat audio dengan volume maksimal.

Para ahli menyarankan untuk menerapkan aturan 60/60, yaitu mendengarkan musik dengan volume maksimal 60 persen selama tidak lebih dari 60 menit tanpa jeda. Setelah itu, berikan waktu istirahat bagi telinga sebelum kembali menggunakan earphone. Selain itu, pilihlah headphone yang mampu meredam suara bising dari luar sehingga pengguna tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi agar musik tetap terdengar jelas.

Menjaga kesehatan telinga merupakan investasi jangka panjang yang sering kali diabaikan. Menikmati musik tentu tidak salah, tetapi pastikan dilakukan dengan cara yang aman agar kualitas pendengaran tetap terjaga hingga usia lanjut. Mulailah membiasakan mengatur volume secara bijak dan berikan telinga waktu untuk beristirahat. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan pendengaran di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....