Dinkes Aceh Utara Perkuat Strategi Penanganan Stunting Terpadu

  • 29 Jul 2026 12:36 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara terus menggalakkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting di seluruh wilayah perdesaan. Upaya terpadu ini berfokus pada penguatan intervensi gizi spesifik dan sensitif demi mencetak generasi masa depan yang sehat secara fisik maupun mental.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Aceh Utara, Samsul Bahri, menegaskan bahwa persoalan stunting bukan sekadar masalah tinggi badan anak. Masalah stunting memiliki dampak jangka panjang yang cukup serius terhadap tingkat kecerdasan, perkembangan otak, serta ketahanan tubuh anak dalam jangka panjang.

Dalam dialog Lhokseumawe Pagi Ini di Pro 1 RRI Lhokseumawe pada Rabu 29 Juli 2026, Samsul menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, tetapi butuh dukungan penuh dari pemerintah gampong, dinas terkait, hingga peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

Samsul menjelaskan bahwa edukasi mengenai pemenuhan gizi seimbang selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) terus digencarkan. Pemberian asupan protein hewani pada ibu hamil dan balita menjadi salah satu fokus utama gerakan pencegahan yang tengah disosialisasikan secara meluas di Aceh Utara.

Dinas Kesehatan berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga pola makan, pola asuh, dan sanitasi lingkungan terus meningkat. Melalui komitmen bersama ini, target pembentukan generasi unggul yang bebas dari stunting di Kabupaten Aceh Utara dapat terwujud secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....