BPJS Kesehatan Ajak Prioritaskan Promotif Preventif Kesehatan

  • 23 Jul 2026 13:32 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe menggelar kegiatan Semarak Gerak Sehat Prolanis yang diikuti ratusan masyarakat dari seluruh klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di tujuh Puskesmas wilayah Kota Lhokseumawe, pada Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Hiraq ini menjadi wadah bagi masyarakat khususnya peserta JKN yang ikut Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk menerapkan pola hidup sehat melalui aktifitas fisik sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola penyakit kronis dengan tepat.

Wali Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan,Keistimewaan

Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Mirdha Ihsan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang

dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kegiatan serupa perlu rutin dilaksanakan secara serentak dan dapat diperkuat melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe, disamping ada aktivitas fisik, dalam kegiatan ini juga dilakukan edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh dokter spesialis, pemberian informasi mengenai Program JKN dan Program Rencana

Pembayaran Bertahap (REHAB) JKN, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah," ujar Mirdha.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Rita Masyita Ridwan mengatakan bahwa Program JKN tidak hanya berfokus pada pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga

mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui upaya promotif dan preventif.

“Sepanjang tahun 2025, secara nasional Program JKN telah membiayai pelayanan

kesehatan lebih dari Rp191,3 triliun dan lebih dari 26,42 persen total biaya pelayanan JKN tersebut digunakan untuk menangani penyakit-penyakit katastropik, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker. Padahal sebagian besar penyakit tersebut dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat yang digalakkan dalam Prolanis JKN,” ujar

Rita.

Disamping itu, Rita juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat 7.419 jiwa terdaftar sebagai peserta aktif Prolanis di Kota Lhokseumawe, sedangkan 496 jiwa diantaranya masih berusia produktif atau berusia dibawah 45 tahun. Maka dari itu, pihaknya mendorong upaya promotif dan preventif melalui penyematan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda yang diperuntukkan bagi kelompok usia produktif agar semakin peduli

dengan kesehatan sejak dini.

"Ini menunjukkan bahwa penyakit kronis tidak lagi hanya akan dialami oleh kelompok lanjut usia, oleh karena itu melalui kehadiran Prolanis Muda ini menjadi momentum bagi

generasi muda untuk lebih aware kesehatan sejak dini agar bisa mencegah komplikasi penyakit bagi siapa saja yang memiliki risiko atau telah terdiagnosis penyakit kronis

seperti diabetes dan hipertensi, usia muda adalah waktunya untuk lebih aware dengan kesehatan,” tutur Rita.

Lebih lanjut Rita juga mengingatkan akan pentingnya melakukan skrining riwayat

kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN untuk kemudian mengetahui risiko penyakit yang diderita sehingga bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya.

Kegiatan tersebut juga berhasil menghimpun 32 kantong darah dari para undangan yang terdiri yaitu para perwakilan badan usaha, Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta Duta BPJS Kesehatan untuk kemudian diberikan dan disalurkan kepada yang membutuhkan oleh

Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Para undangan juga secara bersama-sama

menggaungkan ikrar pelayanan JKN tanpa kecurangan sebagai komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan Program JKN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....