Kurang Tidur Bikin Pusing, Ini Alasannya
- 21 Jul 2026 11:25 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe -Tidur bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga menjadi proses penting bagi tubuh untuk memulihkan energi dan menjaga fungsi otak. Ketika seseorang sering kurang tidur, tubuh dapat memberikan berbagai tanda peringatan, salah satunya adalah munculnya rasa pusing atau kepala terasa berat.
Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan kerja otak. Saat tidur, otak melakukan proses pemulihan, mengatur hormon, serta memperkuat daya ingat. Jika waktu tidur berkurang, proses tersebut tidak berjalan optimal sehingga otak menjadi lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
Selain itu, kurang tidur juga dapat memengaruhi aliran darah dan ketegangan pada otot kepala serta leher. Kondisi ini sering menyebabkan sakit kepala tegang dengan gejala seperti kepala terasa berat, nyeri di sekitar dahi, atau rasa tidak nyaman dibagian belakang kepala.
Kurang tidur juga membuat kadar hormon stres seperti kortisol meningkat. Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah mengalami kelelahan, perubahan suasana hati, hingga memicu munculnya sakit kepala. Kebiasaan begadang juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau membuat seseorang melewatkan waktu makan. Dehidrasi dan kadar gula darah yang rendah juga dapat menjadi penyebab pusing.
| Baca juga: Mengapa Ibu Sering Mengalami Brain Fog? |
Agar tubuh tetap bugar, orang dewasa umumnya membutuhkan tidur sekitar 7-9 jam setiap malam. Jangan abaikan kebiasaan kurang tidur. Meski terlihat sederhana, tidur yang tidak cukup dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Memberi tubuh waktu untuk beristirahat adalah salah satu langkah penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....