Olahraga Hari Libur Investasi Sehat Sepanjang Kehidupan

  • 05 Jul 2026 17:44 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI .CO.ID, Lhokseumawe – Menjadikan olahraga sebagai kebiasaan di hari libur merupakan investasi kesehatan yang memberikan manfaat besar bagi tubuh dan mental. Selain menjaga kebugaran, olahraga juga menjadi cara efektif mengurangi stres setelah menjalani rutinitas kerja maupun sekolah.

Kepala UPTD Puskesmas Mon Geudong, dr. Amroellah, mengatakan hari libur merupakan waktu yang ideal untuk berolahraga karena masyarakat memiliki waktu yang lebih longgar. Aktivitas fisik juga dapat menjadi sarana berkumpul bersama keluarga melalui kegiatan yang sehat dan menyenangkan.

Menurutnya, olahraga yang dilakukan secara rutin mampu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengontrol berat badan, tekanan darah, serta kadar gula darah. Selain itu, olahraga juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

"Olahraga juga memperkuat otot, tulang, dan sendi, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki kualitas tidur, mengurangi stres, kecemasan, hingga gejala depresi. Bahkan, bagi penderita gangguan lambung akibat stres, olahraga dapat membantu memperbaiki kondisi karena merangsang pelepasan hormon yang membuat suasana hati menjadi lebih baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, durasi olahraga yang dianjurkan berkisar antara 30 menit hingga satu jam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan agar tetap aman bagi kesehatan.

Untuk aktivitas bersama keluarga, dr. Amroellah merekomendasikan olahraga ringan seperti jalan kaki, jalan santai, jogging, bersepeda, senam, bermain bulu tangkis, bermain bola, maupun hiking ringan di ruang terbuka hijau.

Menurutnya, jalan kaki secara rutin sudah memberikan manfaat besar bagi kesehatan karena mampu meningkatkan kebugaran, membakar kalori, menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah dan gula darah, serta menurunkan risiko penyakit kronis.

Bagi masyarakat yang baru ingin memulai olahraga, ia menyarankan agar memulainya secara bertahap dengan memilih aktivitas yang ringan dan disukai. Sementara bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar memperoleh program olahraga yang sesuai.

"Olahraga tidak harus berat. Yang paling penting adalah dilakukan secara rutin, konsisten, sesuai kemampuan, dan tidak sampai menimbulkan cedera. Kebiasaan inilah yang akan menjadi investasi kesehatan bagi masa depan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....