Keluarga Berencana Kunci Utama guna Mewujudkan Generasi Emas

  • 29 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Radio Republik Indonesia (RRI) Lhokseumawe menggelar dialog interaktif "Lhokseumawe Pagi Ini" melalui Studio Pro 1 pada Senin 29 Juni 2026. Diskusi siaran langsung ini mengangkat tema krusial mengenai optimalisasi peran program Keluarga Berencana (KB) dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas unggul di masa depan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang menyimak jalannya edukasi penting ini secara saksama lewat frekuensi radio maupun platform digital.

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, ST, MSM, selaku narasumber menegaskan bahwa Keluarga Berencana bukan sekadar membatasi jumlah anak, melainkan strategi komprehensif membangun ketahanan keluarga. Perencanaan yang matang dalam sebuah pernikahan akan memberikan jaminan perlindungan, pemenuhan hak anak, serta kasih sayang yang utuh dari orang tua. Melalui pengaturan jarak kelahiran yang ideal, setiap kepala keluarga diharapkan mampu memitigasi risiko kerentanan sosial dan ekonomi demi masa depan anak-anak mereka.

Lebih lanjut, Salahuddin memaparkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi pilar utama dalam menyukseskan program pembangunan keluarga yang tangguh di tingkat daerah. Upaya penguatan edukasi kepada kelompok remaja dan pasangan muda terus digalakkan untuk menekan angka pernikahan dini yang kerap memicu berbagai persoalan baru. Kesiapan fisik, mental, serta kemapanan finansial merupakan fondasi mendasar agar sebuah keluarga dapat melahirkan serta membesarkan anak-anak yang sehat dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep, MKM, menyoroti aspek kesehatan ibu dan anak sebagai parameter utama kesuksesan program Keluarga Berencana. Pemeriksaan berkala sejak masa kehamilan hingga pemantauan tumbuh kembang balita secara intensif menjadi langkah preventif yang tidak boleh diabaikan demi mencegah terjadinya kasus stunting. Edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan pemenuhan gizi seimbang menjadi materi prioritas yang terus disebarluaskan oleh tenaga kesehatan.

Melalui perencanaan reproduksi yang sehat, risiko kematian ibu melahirkan serta angka kesakitan bayi dapat ditekan secara signifikan guna mendukung visi besar nasional. Dengan kesadaran bersama, perwujudan Generasi Emas yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia bukan lagi sekadar impian, melainkan target nyata yang dapat dicapai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....